Pemerintah imbau eksportir simpan dolar di Indonesia

Selasa, 17 Desember 2013 - 11:57 WIB
Pemerintah imbau eksportir...
Pemerintah imbau eksportir simpan dolar di Indonesia
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa mengimbau agar para eksportir untuk menyimpan uangnya di Indonesia alih-alih melarikan uangnya ke luar negeri dalam menyikapi terus terdepresiasinya nilai tukar rupiah.

Seperti diketahui, rupiah bahkan sempat melemah hingga mencapai Rp12.115/USD saat dibuka pagi ini dibanding penutupan Senin (16/12/2013) di level Rp12.105/USD.

"Saya katakan kepada kawan-kawan (eksportir) untuk taruh uangnya di sini (Indonesia). Kalau tidak mau ditukarkan yang penting taruh di sini," ujar Hatta di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (17/12/2013).

Hatta juga mengaku telah bertemu dengan seluruh eksportir untuk memberitahu data yang diberitahukan Bank Indonesia (BI) bahwa hampir 10 sampai 15 persen transaksi ekspor mereka menggunakan dolar.

"BI mengatakan transaksi itu USD500 juta sampai USD600 juta per hari. Padahal, ekspor kita USD15 miliar sampai USD17 miliar sebulan. Kalau USD500 juta, berarti sebulan mencapai USD1,5 miliar. Berarti kira-kira sekitar 10-15 persen dari total ekspor," jelasnya.

Selain itu, dia juga tidak menampik melemahnya rupiah juga terjadi karena permintaan dolar yang meningkat pada akhir tahun untuk perusahaan yang membayar utangnya.

"November itu sebesar USD6,3 miliar, sedangkan Desember mencapai USD7,3 miliar. Tetapi Bank Indonesia sudah ada di pasar," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved