UMKM turut diuntungkan tahun politik 2014

Selasa, 17 Desember 2013 - 17:58 WIB
UMKM turut diuntungkan...
UMKM turut diuntungkan tahun politik 2014
A A A
Sindonews.com - Memasuki tahun Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, diyakini akan turut mendongkrak pertumbuhan ekonomi RI. Pertumbuhan tersebut akan dinikmati oleh berbagai sektor di antaranya transportasi, manufaktur, konsumsi, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Staf Presiden bidang Ekonomi dan Pembangunan, Firmansyah mengatakan, pesta demokrasi 2014 akan menjadi panen keuntungan bagi berbagai sektor, karena belanja politik akan besar sekali di tahun tersebut, tak terkecuali UMKM pun juga akan turut merasakannya.

"Belanja politik akan sangat besar, ini akan menguntungkan bagi mereka tak terkecuali UMKM karena pesta demokrasi ini akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Yang menonjol antara lain transportasi, percetakan, industri makanan dan minuman, serta industri media," ujar Firmansyah usai acara Roundtable Discussion "Tantangan Dunia Bisnis di Tahun Politik 2014" yang digelar Koran Sindo di Gedung Sindo, Jl Wahid Hasyim, Jakarta, Selasa (17/12/2013).

Khusus UMKM, lanjut Firmansyah, disarankan sudah mulai bergerak sejak saat ini agar bisa sedikit menghindari persaingan dengan industri-industri besar dalam mencari order atau proyek yang berhubungan dengan pemilu.

"Seperti yang kita tahu, pesanan-pesanan atribut politik akan besar, baik itu baju, poster dan lainnya baik untuk Pilpres maupun Pileg. Karena itu UMKM harus bisa menata sejak sekarang untuk bisa ambil bagian dalam memenuhi kebutuhan itu," ujarnya.

Hal lain yang juga perlu diperhitungkan, adalah resilience atau daya tahan dari sektor UMKM Indonesia, yang sampai detik ini masih menjadi tulang punggung perekonomian nasional, dimana diperkirakan akan terus melakukan investasi, membuka lapangan pekerjaan dan berkontribusi pada PDB.

Sebelumnya diberitakan, Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2014 akan ada di range 5,8-6,2 persen. Itu adalah range yang relatif di atas pertumbuhan ekonomi 2013 yang diperkirakan akan ditutup di level 5,7 persen.

Beberapa lembaga keuangan dan riset Internasional seperti Bank Dunia, memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di bawah 5,8 persen, bahkan ada lembaga yang memprediksi serendah-rendahnya di level 4,9 persen.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
Danone Indonesia Tingkatkan...
Danone Indonesia Tingkatkan Kemampuan Digital dan UMKM Nasional
UMKM Diharapkan Naik...
UMKM Diharapkan Naik Kelas dengan Memanfaatkan Aplikasi Lokal
Pelaku Usaha Mikro Paling...
Pelaku Usaha Mikro Paling Rawan Bangkrut Saat Krisis Datang
UU Ciptaker Beri Kemudahan,...
UU Ciptaker Beri Kemudahan, Pemberdayaan dan Perlindungan bagi Pelaku UMKM
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun...
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun SRC Kembangkan Aplikasi untuk UMKM
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
8 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
8 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
9 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
9 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
10 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
10 jam yang lalu
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved