RI tak bergantung sapi Australia mulai Januari 2014

Rabu, 18 Desember 2013 - 10:33 WIB
RI tak bergantung sapi...
RI tak bergantung sapi Australia mulai Januari 2014
A A A
Sindonews.com - Menteri Perdagangan (Mendag), Gita Wirjawan mengaku revisi UU Peternakan dan Kesehatan Hewan saat ini masih digodok dan diharapkan selesai pada Januari 2014.

Maka, kata dia, pada Januari 2014 Indonesia tidak perlu menggantungkan impor daging dan sapi dari dua negara saja yaitu Australia dan Selandia Baru untuk menyuplai sapi ke Indonesia.

Gita menyebut Daftar Inventarisir Masalah (DIM) menyangkut UU tersebut sudah dalam pembahasan di Kementerian Pertanian agar selanjutnya diselesaikan.

"Mungkin dalam waktu dekat bisa dituntaskan. Ini bisa memberikan kebebasan kepada kita semua untuk melakukan importasi sapi," terang Gita di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (18/12/2013).

Pihaknya mengharapkan ketika revisi tersebut selesai, aturan importasi sapi akan menjadi lebih lunak dengan aturan zonase untuk negara lain seperti India, karena seperti diketahui pengenaan UU Peternakan dan Kesehatan Hewan tersebut berlaku ketat.

Impor sapi tidak akan bisa dilakukan apabila di negara pengimpor masih terjangkit penyakit kuku dan mulut sapi. "Jadi kita bisa mengimpor sapi dari negara manapun selama ada zona-zona yang aman dari penyakit food dan mouth," pungkas Gita.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
5 Ide Olahan Daging...
5 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah, Praktis dan Lezat
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
37 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved