Total Indonesie luncurkan lampu tenaga surya

Rabu, 18 Desember 2013 - 14:49 WIB
Total Indonesie luncurkan...
Total Indonesie luncurkan lampu tenaga surya
A A A
Sindonews.com - PT TATS Indonesia yang merupakan grup PT Total E&P Indonesie meluncurkan lampu tenaga surya dengan merek Awango. Lampu ini ditujukan untuk warga daerah terpencil yang belum terjangkau listrik.

Direktur PT TATSI Suharmoko menuturkan, harga lampu tenaga surya sangat terjangkau dan berorientasi pada sosial program akses energi dengan kualitas dua kali lipat di banding lampu dengan lentera minyak tanah.

“Kulaitas cahanya dua kali lipat lebih terang dibandingka lentera minyak tanah,” kata dia dalam rilisnya di Jakarta, Rabu (18/12/2013).

Menurut dia, produk lampu tenaga surya ini sudah beredar luas di pasaran. Produk lampu dengan brand Awango mempunyai tiga jenis produk andalan, antara lain, Dlight s20, Dlight s300 dan Sundaya Ulitum.

“Dlight s20 tahan selama delapan jam penggunaan dan dapat di-charge dengan listrik AC ataupun tenaga surya dual charging,” tutur dua.

Sementara Dlight s300 tahan selama 16 jam dengan dual charging bisa untuk nge-charge ponsel lalu untuk Sundaya Ulitium mempunyai daya tahan selama 60 jam dengan dual charging dapat dipakai hingga empat lampu dan dapat dipakai nge-charge ponsel.

President Direktur Total E&P Indonesie Elisabeth Proust mengungkapkan, peluncuran Awango merupakan sumbangsih Total kepada jutaan rumah tangga di Indonesia yang belum mendapatkan akses penerangan. Diharapkan pada 2014 mendatang Awango mampu menembus hingga seluruh pelosok daerah terpencil.

Melalui Awango, perusahaan mempunyai misi sosial dengan prinsip-prinsip bisnis pada umumnya yang berorientasi pasar. Hal itu bertujuan memberikan manfaat sosial, ekonomi dan lingkungan kepada masyarakat mendukung kegiatan ekonomi dan membangun usaha berkelanjutan.

“Awango by Total menargetkan lampu tenaga surya dapat menjangkau 5 juta jiwa atau 1 juta rumah tangga di seluruh dunia pada 2015,” ujar dia.

Dia menjelaskan, Indonesia merupakan satu dari tiga negara, bersama dengan Kamerun dan Kenya dijadikan percontohan Awango. Program ini sudah dijalankan ketika program Access to Solar dan sekarang sudah berkembang di 17 negara.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Medco E&P Terus Berinovasi...
Medco E&P Terus Berinovasi Penuhi Kebutuhan Energi Terjangkau dan Berkelanjutan
Pandemi atau Tidak,...
Pandemi atau Tidak, Medco E&P Tumbuh dan Berkembang Bersama Masyarakat
Direstui Pemerintah,...
Direstui Pemerintah, Blok Corridor Resmi Gunakan Cost Recovery
Pertamina Patra Niaga-MEPS...
Pertamina Patra Niaga-MEPS Kerja Sama Perkuat Keandalan Operasional Kilang
Medco E&P Raih The Highest...
Medco E&P Raih The Highest TKDN for Cost Recovery 2023 dari SKK Migas
Gerhana Bulan Total...
Gerhana Bulan Total di Sejumlah Daerah, Begini Penampakannya
Berita Terkini
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
2 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
3 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
1 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
2 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
3 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
3 jam yang lalu
Infografis
Iran Luncurkan Kota...
Iran Luncurkan Kota Rudal Bawah Tanah Berisi Ribuan Rudal Presisi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved