Obama: Tak ada negosiasi untuk kenaikan pagu utang

Sabtu, 21 Desember 2013 - 11:17 WIB
Obama: Tak ada negosiasi...
Obama: Tak ada negosiasi untuk kenaikan pagu utang
A A A
Sindonews.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menolak berunding dengan Partai Republik terkait upaya menaikkan plafon (pagu) utang.

"Untuk pengulangan: Pagu utang dinaikkan hanya untuk membayar tagihan yang masih harus kita bayar, Hal ini bukan alat negosiasi, itu tidak maksimal," kata Obama dalam konferensi pers di Gedung Putih, seperti dilansir dari AFP, Sabtu (21/12/2013).

"Ini tanggung jawab Kongres. Ini bagian dari pekerjaan mereka, ( dan ) saya mengharapkan mereka untuk melakukan pekerjaannya," tegasnya.

Utang AS saat ini sebesar USD17,2 triliun. Setelah pertempuran legislatif memar pada Oktober, Kongres memperpanjang pagu utang sampai 7 Februari 2014, di tengah kekhawatiran ekonomi terbesar di dunia bisa default (gagal bayar) utang .

Menteri Keuangan Jacob Lew memperingatkan anggota parlemen bahwa Amerika Serikat akan kehabisan uang untuk membayar tagihannya pada awal Maret jika kongres tidak menaikkan pagu utang lagi.

Pemimpin Partai Republik mengatakan mereka tidak akan meningkatkan pinjaman AS tanpa ada pemotongan belanja dari pemerintah, meningkatkan momok pertempuran fiskal yang baru memar dalam beberapa bulan mendatang.

Namun, Obama yang telah mengalami beberapa pertikaian masalah pinjaman AS dalam beberapa tahun terakhir, termasuk saat terjadi shutdown pemerintah selama 16 hari pada Oktober lalu, bangkit untuk mencegah kembali konfrontasi.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Ekonomi China Mungkin...
Ekonomi China Mungkin Tidak Akan Pernah Melampaui Ekonomi Amerika
Bantuan Ekonomi Amerika...
Bantuan Ekonomi Amerika untuk Greenland Berbuntut Panjang
Konspirasi Yahudi: Kisah...
Konspirasi Yahudi: Kisah Rothschild Mengacaukan Ekonomi Amerika
Didesak Situasi Ekonomi...
Didesak Situasi Ekonomi Amerika, Rupiah Akan Bergerak Sempit
3 Sinyal Ekonomi Amerika...
3 Sinyal Ekonomi Amerika Serikat di Ambang Resesi
Berita Terkini
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
23 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
47 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
2 jam yang lalu
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
2 jam yang lalu
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
2 jam yang lalu
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
2 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved