Airasia X beli 25 Airbus A330-300
Senin, 23 Desember 2013 - 10:44 WIB
Airasia X beli 25 Airbus A330-300
A
A
A
Sindonews.com - Maskapai penerbangan berbiaya hemat jarak jauh yang tergabung dalam afiliasi Grup AirAsia, Airasia X dan Airbus melakukan penandatangan perjanjian pembelian pasti (firm order) sebanyak 25 Airbus A330-300 senilai USD6 miliar.
Penandatanganan tersebut secara langsung akan meningkatkan jumlah pemesanan pesawat AirAsia X meningkat menjadi 51 pesawat ditambah dengan enam pesawat Airbus A330-300 yang disewa dari International Lease Finance Corporation (ILFC), sehingga angka pemesanan mencapai 57 pesawat hingga 2019.
Adapun pengiriman pesawat Airbus A330-300 tersebut akan dimulai pada 2015 seiring dengan rencana ekspansi maskapai di kawasan Asia Pasifik.
Pembelian ini termasuk pemesanan Airbus A330-300 dengan versi jarak tempuh yang lebih panjang, sehingga nantinya akan memungkinkan maskapai membuka layanan penerbangan nonstop ke benua Eropa maupun Amerika dengan satu pemberhentian.
Perjanjian pembelian pesawat tersebut ditandatangani oleh Azran CEO AirAsia X Osman-Rani dan President & CEO Airbus Fabrice Brégier, yang disaksikan Co-founder and Director AirAsia X Tan Sri Tony Fernandes dan Chief Operating Officer, Customer Airbus John Leahy di hotel Shangri-La.
Tony Fernandes mengatakan, pemesanan ini membuktikan keseriusannya untuk mendominasi pasar penerbangan berbiaya hemat jarak jauh dan menandakan perkembangan untuk menjadi salah satu pemain unggul di industri penerbangan global.
“Komitmen kami adalah untuk menjadi maskapai yang mengoperasikan armada berbadan besar dengan usia rata-rata di bawah lima tahun yang hemat bahan bakar, dengan kabin yang nyaman dan dapat diandalkan di kawasan Asia Pasifik pada 2019,” kata dia dalam rilisnya, Senin (23/12/2013).
Dia menjelaskan, pihaknya memprediksi potensi pasar yang cukup besar di kawasan Asia Pasifik berdasarkan tingkat penetrasi pasar rendah untuk penerbangan low cost carrier di bawah 4 jam, yakni dibawah 10 persen.
“Kami memperkirakan jumlah maskapai low cost carrier berbadan besar di kawasan ini mencapai kurang lebih 100 maskapai, apabila pasar meningkat sebesar 35 persen lima tahun mendatang,” papar dia.
Pesawat ini nantinya akan mengakomodir rencana ekspansi AirAsia X di Malaysia, Thai AirAsia X di hub Thailand serta di beberapa hub AirAsia X lainnya yang nantinya akan dibentuk di Asia.
“AirAsia X telah membuktikan kiprahnya di industri penerbangan berbiaya hemat jarak jauh,” kata Fabrice Brégier.
AirAsia X saat ini mengoperasikan sebanyak 15 Airbus A330-300s yang menghubungkan hub Kuala Lumpur dengan 18 destinasi di Asia, Australia, dan Saudi Arabia. Selain melakukan pemesanan pesawat Airbus A330, maskapai juga telah memesan sebanyak 10 pesawat A350-XWB.
Pemesanan AirAsia X yang baru saja dilakukan akan menjadikan Grup AirAsia sebagai salah satu pelanggan terbesar Airbus. Secara keseluruhan, Grup maskapai saat ini telah memesan sebanyak 536 pesawat dari Airbus.
Pesanan tersebut mencakup 475 pesawat Airbus A320 untuk pengoperasian penerbangan jarak pendek dari hub Kuala Lumpur, Bangkok, Jakarta dan Manila, serta 51 pesawat Airbus A330 dan 10 pesawat Airbus A350-XWB untuk AirAsia X.
Penandatanganan tersebut secara langsung akan meningkatkan jumlah pemesanan pesawat AirAsia X meningkat menjadi 51 pesawat ditambah dengan enam pesawat Airbus A330-300 yang disewa dari International Lease Finance Corporation (ILFC), sehingga angka pemesanan mencapai 57 pesawat hingga 2019.
Adapun pengiriman pesawat Airbus A330-300 tersebut akan dimulai pada 2015 seiring dengan rencana ekspansi maskapai di kawasan Asia Pasifik.
Pembelian ini termasuk pemesanan Airbus A330-300 dengan versi jarak tempuh yang lebih panjang, sehingga nantinya akan memungkinkan maskapai membuka layanan penerbangan nonstop ke benua Eropa maupun Amerika dengan satu pemberhentian.
Perjanjian pembelian pesawat tersebut ditandatangani oleh Azran CEO AirAsia X Osman-Rani dan President & CEO Airbus Fabrice Brégier, yang disaksikan Co-founder and Director AirAsia X Tan Sri Tony Fernandes dan Chief Operating Officer, Customer Airbus John Leahy di hotel Shangri-La.
Tony Fernandes mengatakan, pemesanan ini membuktikan keseriusannya untuk mendominasi pasar penerbangan berbiaya hemat jarak jauh dan menandakan perkembangan untuk menjadi salah satu pemain unggul di industri penerbangan global.
“Komitmen kami adalah untuk menjadi maskapai yang mengoperasikan armada berbadan besar dengan usia rata-rata di bawah lima tahun yang hemat bahan bakar, dengan kabin yang nyaman dan dapat diandalkan di kawasan Asia Pasifik pada 2019,” kata dia dalam rilisnya, Senin (23/12/2013).
Dia menjelaskan, pihaknya memprediksi potensi pasar yang cukup besar di kawasan Asia Pasifik berdasarkan tingkat penetrasi pasar rendah untuk penerbangan low cost carrier di bawah 4 jam, yakni dibawah 10 persen.
“Kami memperkirakan jumlah maskapai low cost carrier berbadan besar di kawasan ini mencapai kurang lebih 100 maskapai, apabila pasar meningkat sebesar 35 persen lima tahun mendatang,” papar dia.
Pesawat ini nantinya akan mengakomodir rencana ekspansi AirAsia X di Malaysia, Thai AirAsia X di hub Thailand serta di beberapa hub AirAsia X lainnya yang nantinya akan dibentuk di Asia.
“AirAsia X telah membuktikan kiprahnya di industri penerbangan berbiaya hemat jarak jauh,” kata Fabrice Brégier.
AirAsia X saat ini mengoperasikan sebanyak 15 Airbus A330-300s yang menghubungkan hub Kuala Lumpur dengan 18 destinasi di Asia, Australia, dan Saudi Arabia. Selain melakukan pemesanan pesawat Airbus A330, maskapai juga telah memesan sebanyak 10 pesawat A350-XWB.
Pemesanan AirAsia X yang baru saja dilakukan akan menjadikan Grup AirAsia sebagai salah satu pelanggan terbesar Airbus. Secara keseluruhan, Grup maskapai saat ini telah memesan sebanyak 536 pesawat dari Airbus.
Pesanan tersebut mencakup 475 pesawat Airbus A320 untuk pengoperasian penerbangan jarak pendek dari hub Kuala Lumpur, Bangkok, Jakarta dan Manila, serta 51 pesawat Airbus A330 dan 10 pesawat Airbus A350-XWB untuk AirAsia X.
(rna)
Lihat Juga :