Ratifikasi FCTC akan menekan penerimaan negara

Selasa, 24 Desember 2013 - 15:40 WIB
Ratifikasi FCTC akan...
Ratifikasi FCTC akan menekan penerimaan negara
A A A
Sindonews.com - Pengamat Ekonomi Iman Sugema mengatakan, ratifikasi Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) akan menekan penerimaan negara dari cukai.

Pasalnya, penerimaan cukai rokok juga terus mengalami peningkatan. Pada 2012, realisasi penerimaan cukai rokok sebesar Rp80 triliun. Angka ini diperkirakan meningkat menjadi Rp95 triliun pada 2013 dan tahun depan diproyeksikan mencapai Rp114 triliun.

Dia mengatakan, cukai rokok rata-rata tumbuh 17 persen per tahun dan selalu 5-6 persen di atas target tahunan. Hal tersebut berbeda dengan penerimaan pajak lainnya yang rata-rata hanya 92 persen dari target tahunan.

"Artinya walaupun hanya 9,7 persen dari total penerimaan negara tapi berfungsi sebagai pengaman dari penerimaan negara. Pengaman ini jarang sekali didapat dari industri lainnya," ujarnya, Selasa (24/12/2014).

Menurutnya, pembatasan konsumsi rokok dapat melalui menaikkan cukai. Meski konsumsi akan turun, namun penerimaan negara dari cukai akan tetap tinggi. "Ke depan, rasio populasi perokok turun tapi secara total jumlah perokok tetap naik karena jumlah penduduk juga naik," kata Iman.

Direktur Tanaman Semusim Kementerian Pertanian (Kementan), Nurnowo Paridjo mengatakan, aksesi FCTC pasti berdampak terhadap produksi tembakau. Menurutnya, aturan FCTC dan lampirannya akan terus mengalami perubahan sesuai keinginan negara tertentu. Dia menegaskan, perlu ada kebijakan produksi dalam rangka menyeimbangkan antara produksi dan kebutuhan.

"Bagi jenis tembakau tertentu yang pasarnya sudah jenuh, sebaiknya pengembangannya dibatasi. Sedangkan yang pasarnya tersedia pengembangannya dipacu agar dapat mengisi ekspor dan mengurangi impor," pungkas Nurnowo.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pakar Paparkan Sains...
Pakar Paparkan Sains dan Teknologi di Balik Tembakau Inovatif Bebas Asap
Siasat Produsen Rokok...
Siasat Produsen Rokok Hadapi Pelemahan Daya Beli
Foom Berupaya Bantu...
Foom Berupaya Bantu Perokok Beralih ke Cara yang Lebih Aman
Pelaku IHT Duga Ada...
Pelaku IHT Duga Ada Tekanan Pihak Tertentu Soal Kenaikan Cukai Rokok
Pemerintah Diminta Lindungi...
Pemerintah Diminta Lindungi Industri Rokok Klembak Menyan
Menelisik Fenomena Rokok...
Menelisik Fenomena Rokok Ilegal
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
2 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
2 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
3 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
3 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
4 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
5 jam yang lalu
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved