53 idle container di Semarang masih mangkrak

Rabu, 25 Desember 2013 - 19:01 WIB
53 idle container di...
53 idle container di Semarang masih mangkrak
A A A
Sindonews.com - Sebanyak 53 idle kontainer (masih dalam penyelesaian masalah ) mangkrak di Terminal Peti kemas tanjung emas Semarang (TPKS). Mangkrangkanya 53 kontainer yanag masih dalam penyelesaian dokumen tersebut mengganggu penanganan bongkar muatan kapal (dwelling).

General Manager TPKS Iwan Sabatini menyatakan, memang secara langsung tidak mengganggu proses bongkar muat akan tetapi, tetap harus segera mendapatkan penanganan.

“Kontainer yang dalam masa penyelesaian dokumen itu segera bisa diambil dan dipergunakan kembali dalam aktivitas pengiriman barang industri, supaya tidak mengganggu dwelling time,” katanya, Rabu (25/12/2013).

Menurutnya, kegiatan bongkar muat barang ekspor maupun domestik selama ini sudah melalui sistem perencanaan, sehingga posisi penumpukan kontainer tidak serta merta mengganggu kegiatan itu.

Kendati demikian, idle container tetap menimbulkan permasalahan khususnya terkait penghitungan kontainer pascabongkar muat. Kontainer yang menumpuk karena kasus terus diupayakan untuk dikoordinasikan dengan institusi terkait seperti Kejaksaan dan Kepolisian.

Menurutnya Iwan, TPKS ke depan memiliki prospek yang cukup menggembirakan, dan diprediksi bakal semakin banyak diminati oleh Main Line Operator (MLO) dari sejumlah negara seperti Singapura, Hongkong, Korea dan lainnya. Oleh karena idle kontainer harus mulai dikurangi, karena bisa mengurangi daya tampung kontainer.

Disisi lain, dengan prospek ke depan yang cukup baik, TPKS bakal menambahkan 11 unit automatic rubbertyred gantry crane (RTG) tanpa awak, dan 10 automatic head truk untuk kelancaran operasional bongkar muatan kapal (dwelling) di pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Rencanya penambahan peralatan tersebut, akan direalisasikan pada 2015 mendatang.

Terpisah, Ketua DPW Indonesian National Shipowners Association (INSA) Jawa Tengah M. Ridwan mengharapkan adanya standar operating procedure untuk pengambilan 53 idle container di kompleks TPKS.

“Institusi terkait seperti kejaksaan maupun kepolisian harus mendorong penyelesaian masalah dokumen pada barang yang dibawa kontainer sehingga tidak terlalu lama berada di TPKS,” katanya.

Dia menyatakan, seharusnya ada ketentuan batas sampai kapan kontainer bisa dititipkan di TPKS. Karena tanpa adanya batas waktu, akan merepotkan pihak TPKS.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Baru Diresmikan, Operasional...
Baru Diresmikan, Operasional Pelabuhan Patimban Sudah Mengundang Tanya
Kuasa Politik di Balik...
Kuasa Politik di Balik Proyek Pelabuhan Patimban
Pelabuhan Internasional...
Pelabuhan Internasional Patimban Dijadwalkan Akan Diresmikan Jokowi Hari Ini
Alur Masuk Barang Kawasan...
Alur Masuk Barang Kawasan Pelabuhan Kini Miliki Aturan Baru
SPSL Perkuat Standar...
SPSL Perkuat Standar Keselamatan di Lingkungan Operasional Pelabuhan
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Budaya K3L di Layanan Pelabuhan
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
41 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
56 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved