Rupiah anjlok, industri kecap rumahan terancam bangkrut

Kamis, 26 Desember 2013 - 12:03 WIB
Rupiah anjlok, industri...
Rupiah anjlok, industri kecap rumahan terancam bangkrut
A A A
Sindonews.com - Kenaikan harga kedelai dampak dari melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) membuat kelimpungan industri kecap rumahan di Gresik, Jawa Timur.

Meski memakai bahan baku kedelai hitam, tetapi perajin kecap tak mampu berbuat banyak karena harga komoditas pendukung lain di antaranya gula batu mengalami kenaikan.

Namun kendati demikian, para perajin kecap rumahan di Gresik memilih tetap bertahan dan melakukan aktivitasnya di tengah melonjaknya harga kedelai hitam yang kini menembus Rp10.000 per kilogram. Melonjaknya harga kedelai juga mengancam kelangsungan usaha perajin kecap rumahan.

Kedelai hitam dan gula batu yang menjadi bahan dasar pembuatan kecap saat ini harganya terus merangkak naik seiring merosotnya nilai tukar rupiah dalam kurun waktu dua bulan terakhir. Kondisi ini, masih diperparah dengan gempuran produk kecap brand nasional sehingga membuat para perajin kecap rumahan hanya bisa bertahan dan pasrah/ meski keuntunganya semakin merosot.

Perajin kecap asal Gresik Ali Muchid mengatakan, jika harga kedelai terus melonjak maka roda usaha perajin kecap rumahan dipastikan akan gulung tikar. Namun perajin tidak punya pilihan lain kecuali terus beraktivitas dengan menjaga kualitas produknya agar produknya tetap diminati para pelanggannya.

"Kalau terus naik, maka akan gulung tikar," ungkapnya di sentra penghasil kecap Gresik, Kamis (26/12/2013).

Selain itu, para perajin di sentra penghasil kecap di Desa Kembangan Kabupaten Gresik kini hanya bertahan sambil menunggu niat baik Pemkab Gresik membantu mengatasi persoalan melambungnya harga kedelai.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Kedelai Meroket,...
Harga Kedelai Meroket, Disperindag dan Polda Banten Sidak Gudang
Mencari Solusi Meredam...
Mencari Solusi Meredam Gejolak Harga Kedelai
Abai dengan Impor Kedelai,...
Abai dengan Impor Kedelai, Sampai Kapan?
Masih Ada Peluang Indonesia...
Masih Ada Peluang Indonesia Tak Bergantung pada Kedelai Impor
Kedelai Impor Tembus...
Kedelai Impor Tembus Rp1,2 Juta, Pedagang Tempe dan Tahu Dilema Naikkan Harga
Ironi Tanaman Kedelai...
Ironi Tanaman Kedelai di Indonesia: Tanahnya Terbaik, tapi Impor Terus
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
15 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved