Emas jatuh menuju level terburuk sejak 1981
Senin, 30 Desember 2013 - 12:20 WIB
Emas jatuh menuju level terburuk sejak 1981
A
A
A
Sindonews.com - Emas jatuh untuk pertama kalinya dalam lima hari, sebagai penurunan tahunan terbesar dalam tiga dekade karena kepemilikan investor memperpanjang penurunan ke level terendah sejak 2009.
Bullion turun sebanyak 0,3 persen menjadi USD1.209,76 sebelum diperdagangkan di USD1.210,23 per ounce pada pukul 12.39 di Singapura. Harga sempat naik ke USD1.219,28 pada 27 Desember lalu, tertinggi sejak 19 Desember, karena dolar turun terhadap euro. Emas untuk pengiriman Februari turun 0,4 persen menjadi USD1.209,70 per ounce di Comex, New York.
Emas anjlok 28 persen tahun ini, menuju kerugian tahunan terburuk sejak 1981. Di mana beberapa investor kehilangan kepercayaan terhadap logam sebagai penyimpan nilai di tengah reli ekuitas dan perbaikan ekonomi AS, yang mendorong Federal Reserve (The Fed) segera mengurangi pembelian oblgasi USD85 miliar per bulan.
Holdings di exchange-traded funds pendukung emas turun 33 persen tahun ini sejak 2009 (data Bloomberg).
"Bulls abadi telah menarik tanduk mereka. Tema yang mendasari secara tak terduga berat dalam penjualan di pasar ETF," ujar CEO Barratt's Bulletin, Sydney, Jonathan Barratt, seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (30/12/2013).
Aset di SPDR Gold Trust, bullion terbesar ETP, turun menjadi 801,22 metrik ton pada 27 Desember, terendah sejak Januari 2009 dan telah merosot 41 persen tahun ini. Sementara perak turun 0,9 persen menjadi USD19,8935, jatuh 34 persen tahun ini untuk kerugian terbesar sejak 1981.
Platinum turun 0,2 persen menjadi USD1.372 per ounce, turun 11 persen tahun ini. Palladium sedikit berubah sebesar USD712,22 per ounce dan siap mendapatkan 1,2 persen pada 2013.
Bullion turun sebanyak 0,3 persen menjadi USD1.209,76 sebelum diperdagangkan di USD1.210,23 per ounce pada pukul 12.39 di Singapura. Harga sempat naik ke USD1.219,28 pada 27 Desember lalu, tertinggi sejak 19 Desember, karena dolar turun terhadap euro. Emas untuk pengiriman Februari turun 0,4 persen menjadi USD1.209,70 per ounce di Comex, New York.
Emas anjlok 28 persen tahun ini, menuju kerugian tahunan terburuk sejak 1981. Di mana beberapa investor kehilangan kepercayaan terhadap logam sebagai penyimpan nilai di tengah reli ekuitas dan perbaikan ekonomi AS, yang mendorong Federal Reserve (The Fed) segera mengurangi pembelian oblgasi USD85 miliar per bulan.
Holdings di exchange-traded funds pendukung emas turun 33 persen tahun ini sejak 2009 (data Bloomberg).
"Bulls abadi telah menarik tanduk mereka. Tema yang mendasari secara tak terduga berat dalam penjualan di pasar ETF," ujar CEO Barratt's Bulletin, Sydney, Jonathan Barratt, seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (30/12/2013).
Aset di SPDR Gold Trust, bullion terbesar ETP, turun menjadi 801,22 metrik ton pada 27 Desember, terendah sejak Januari 2009 dan telah merosot 41 persen tahun ini. Sementara perak turun 0,9 persen menjadi USD19,8935, jatuh 34 persen tahun ini untuk kerugian terbesar sejak 1981.
Platinum turun 0,2 persen menjadi USD1.372 per ounce, turun 11 persen tahun ini. Palladium sedikit berubah sebesar USD712,22 per ounce dan siap mendapatkan 1,2 persen pada 2013.
(dmd)
Lihat Juga :