Tarif PLN Batam sudah tidak bersubsidi

Senin, 30 Desember 2013 - 13:06 WIB
Tarif PLN Batam sudah...
Tarif PLN Batam sudah tidak bersubsidi
A A A
Sindonews.com - PT PLN Batam terus melakukan efisiensi, salah satunya melakukan bauran energi (energy mix) dengan mengurangi konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) pada berbagai pembangkit listrik yang memasok kebutuhan pada sistem kelistrikan di Batam. Hasilnya, saat ini rata-rata tarif listrik PT PLN Batam sebesar Rp 1.176/kWh.

"Rata-rata biaya listrik di Batam saat ini Rp1.176 per kWh yang masih di bawah rata-rata tarif nasional. Bahkan untuk tarif pelanggan rumah tangga di Batam lebih murah lagi," ujar Direktur Operasi PT PLN Batam, M Tagor Sidjabat dalam rilisnya, Senin (30/12/2013).

Berbeda dengan tarif listrik yang berlaku di daerah lain, di Batam tarif listrik yang diberlakukan ditentukan oleh Keputusan Walikota yang telah disetujui DPRD. Pola pentarifan ini disebut sebagai Tarif Listrik Regional. Untuk di Batam besaran tarif listrik yang berlaku sudah tidak mengandung subsidi.

M Tagor menjelaskan, saat ini sistem Batam mempunyai kapasitas terpasang 392 MW dengan beban puncak 310 MW. Sekitar 70 persen kelistrikan Batam dipasok oleh pembangkit gas dan 30 persen pembangkit batu bara. "Jadi saat ini kami sudah menghentikan semua pembangkit diesel," ujar dia.

Saat ini PT PLN Batam melayani sebanyak 250.219 pelanggan. Terdiri pelanggan rumah tangga sebesar 77 persen, pelanggan bisnis sebesar 12 persen, pelanggan multiguna sebesar 10 persen, pelanggan sosial sebesar 1 persen. Sedang pelanggan industri dan pemerintah dibawah satu persen.

Namun, berdasarkan komposisi penjualan, maka pelanggan bisnis menyumbang 32 persen pendapatan PT PLN Batam. Demikian pula pelanggan industri juga menyumbang 32 persen. Berikutnya pelanggan ruah tangga sebesar 29 persen, pelanggan multiguna sebesar 3 persen, pelanggan sosial sebesar 2 persen dan pelanggan pemerintah juga 2 persen.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
PLN Runners Bertekad...
PLN Runners Bertekad Sukseskan PLN Mobile Color Run 2025 di Palembang
Program Ikatan Kerja...
Program Ikatan Kerja PT PLN (Persero) Resmi Dibuka, Ini Persyaratannya!
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
PLN Startup Day 2025...
PLN Startup Day 2025 Dukungan Kembangkan Startup Greentech Indonesia
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved