Perputaran uang di Jabar diperkirakan Rp11,6 T
Selasa, 31 Desember 2013 - 14:18 WIB
Perputaran uang di Jabar diperkirakan Rp11,6 T
A
A
A
Sindonews.com - Permintaan uang cash di Jawa Barat (Jabar) selama Desember 2013 yang bertepatan dengan momen Natal dan Tahun Baru diperkirakan mencapai Rp11,6 triliun.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia wilayah Jabar Banten, Dian Ediana Rae mengatakan, pada Desember 2013, BI menyiapkan uang senilai Rp11,6 triliun. Angka tersebut didasarkan pada perkiraan tingginya permintaan uang cash pada akhir tahun.
Khusus momen Natal dan Tahun Baru, permintaan uang cash diperkirakan mencapai Rp5,2 triliun. Uang tersebut diserap perbankan, disebarluaskan ke ribuan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di semua wilayah di Jabar.
"Hingga perayaan Natal, uang cash yang telah terserap sekitar 41 persen. Dan jumlahnya diperkirakan akan terus meningkat hingga akhir tahun," ungkap Dian di Bandung, Selasa (31/12/2013).
Permintaan uang cash pada Desember, dipastikan lebih tinggi dari permintaan uang cash pada bulan lainnya. Di mana pada Desember 2013 juga bertepatan musim libur sekolah, sehingga potensi permintaan uang untuk rekreasi dipastikan meningkat. Selain itu, sebagian masyarakat mulai mencairkan uangnya untuk keperluan tahun politik.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia wilayah Jabar Banten, Dian Ediana Rae mengatakan, pada Desember 2013, BI menyiapkan uang senilai Rp11,6 triliun. Angka tersebut didasarkan pada perkiraan tingginya permintaan uang cash pada akhir tahun.
Khusus momen Natal dan Tahun Baru, permintaan uang cash diperkirakan mencapai Rp5,2 triliun. Uang tersebut diserap perbankan, disebarluaskan ke ribuan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di semua wilayah di Jabar.
"Hingga perayaan Natal, uang cash yang telah terserap sekitar 41 persen. Dan jumlahnya diperkirakan akan terus meningkat hingga akhir tahun," ungkap Dian di Bandung, Selasa (31/12/2013).
Permintaan uang cash pada Desember, dipastikan lebih tinggi dari permintaan uang cash pada bulan lainnya. Di mana pada Desember 2013 juga bertepatan musim libur sekolah, sehingga potensi permintaan uang untuk rekreasi dipastikan meningkat. Selain itu, sebagian masyarakat mulai mencairkan uangnya untuk keperluan tahun politik.
(izz)
Lihat Juga :