Pengurangan lot saham, transaksi harian bisa Rp7 T

Kamis, 02 Januari 2014 - 15:54 WIB
Pengurangan lot saham,...
Pengurangan lot saham, transaksi harian bisa Rp7 T
A A A
Sindonews.com - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito memperkirakan bahwa pengurangan jumlah lot saham pada 2014 dapat meningkatkan nilai transaksi harian saham hingga mencapai Rp7 triliun.

"Kami perkirakan transaksi harian dapat menyentuh Rp7 triliun per hari," kata Ito di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (2/1/2013).

Ito mencatat, transaksi harian di BEI periode Januari-Desember 2013 mencapai Rp6,25 triliun atau meningkat sebesar 37,68 persen dibandingkan periode yang sama 2012 sebesar Rp4,54 triliun.

Dengan adanya peningkatan jumlah nilai transaksi yang telah mencapai Rp6,5 triliun tersebut, Ito semakin optimistis bahwa proyeksi Rp7 triliun dapat tercapai. Hal tersebut sekaligus menepis tanggapan pesimistis atas pengurangan lot saham.

"Justru ini menambah likuiditas, yang berpandangan negatif kita lihat saja. Dulu kan ada yang bilang jam perdagangan yang dimajukan dari jam 09.30 WIB menjadi 09.00 WIB akan bermasalah, tapi malah banyak transaksi," ujar dia.

Sekedar mengingatkan, BEI mulai 6 Januari akan memberlakukan satuan perdagangan (lot size) dan fraksi harga. Saat ini satu lot masih 500 lembar dengan maksimum volume pemesanan di pasar reguler dan tunai sebanyak 10.000 lot.

Sementara mulai 6 Januari 2014, satu lot menjadi 100 lembar dengan maksimum volume pemesanan di pasar reguler dan tunai sebanyak 50.000 lot.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Daftar 10 Emiten Ini...
Daftar 10 Emiten Ini Disuspensi BEI selama 1 Tahun
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Melantai Perdana di...
Melantai Perdana di Bursa, Saham PT Segar Kumala Indonesia Melonjak 24,74 Persen
Baru Dibuka, Saham TIFA...
Baru Dibuka, Saham TIFA Digembok Lagi
Aktivitas Meningkat,...
Aktivitas Meningkat, Transaksi BEI Tertinggi di ASEAN
Gerak Tidak Wajar, Bursa...
Gerak Tidak Wajar, Bursa Pelototi Saham CASS
Berita Terkini
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
27 menit yang lalu
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
45 menit yang lalu
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
1 jam yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
2 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
3 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
3 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved