Menhub tegaskan Bandara Halim jadi penerbangan reguler

Rabu, 08 Januari 2014 - 17:55 WIB
Menhub tegaskan Bandara...
Menhub tegaskan Bandara Halim jadi penerbangan reguler
A A A
Sindonews.com - Menteri Perhubungan EE Mangindaan menyatakan Bandara Halim Perdanakusuma siap dioperasikan untuk melayani penerbangan reguler mulai 10 Januari 2014 guna mengurangi tingkat kepadatan pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.

"Maskapai yang akan beroperasi adalah Citilink, lalu disusul Garuda Indonesia pada Februari, dan kemudian Indonesia AirAsia pada Maret," jelas Menhub dalam rilisnya di Jakarta, Rabu (8/1/2013).

Pengoperasian Bandara Halim Perdanakusuma, lanjut dia, dapat memindahkan 10-12 persen penerbangan yang ada di Bandara Soekarno-Hatta.

Citilink menjadi maskapai reguler pertama yang beroperasi di Bandara Halim Perdanakusuma, dimana pada 10 Januari 2014 pukul 07.00 WIB akan mendarat pesawat dari Yogyakarta.

Selain Bandara Halim Perdanakusuma–Yogyakarta, Citilink juga akan melayani penerbangan Bandara Halim Perdanakusuma–Semarang dan Bandara Halim Perdanakusuma–Malang.

Sementara itu, Garuda Indonesia beroperasi dari Bandara Halim Perdanakusuma mulai Februari melayani penerbangan ke Surabaya, Semarang, Palembang, Yogyakarta, dan Pontianak. Adapun mulai Maret, Indonesia AirAsia melayani penerbangan ke Medan dan Surabaya.

Sebelumnya, EE Mangindaan membantah keras kebijakan ini hanya untuk memindahkan kepadatan. Menurutnya, pemerintah telah mempunyai hitung-hitungan sendiri sehingga kepadatan dua bandara tersebut teratasi.

"Kita sudah ada perhitungannya. Banyak space yang kita hitung," kata Mangindaan di Gedung DPR, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, dalam proses pemindahan ini pihaknya telah bekerja sama dengan Angkatan Udara. Di mana Bandara Halim saat ini digunakan TNI AL sebagai bandara operasional maupun latihan bagi mereka. "Space kita sudah hitung lagi karena di sana memang ada Angkatan Udara," tegasnya.

Kemudian, yang menjadi perhatian pemerintah adalah apron atau tempat parkir pesawat serta terminal yang sudah dihitung kapasitas penampungannya. "Kita sudah hitung apron maupun terminalnya. Terminal tidak sperti dulu lagi," pungkas Mangindaan.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Daftar Terbaru Bandara...
Daftar Terbaru Bandara Internasional di Indonesia: 17 Bandara Turun Kelas
Target Penyelesaian...
Target Penyelesaian Bandara Dhoho di Kediri pada Akhir Tahun 2023
Bikin Ngilu, Inilah...
Bikin Ngilu, Inilah 5 Bandara Paling Berbahaya di Dunia!
Warga Jogja Bakal Dapat...
Warga Jogja Bakal Dapat Kado HUT RI ke-76, Apa Itu?
Proyek Bandara Kediri...
Proyek Bandara Kediri Dimulai, Pemerintah Gandeng Gudang Garam
Berkat Digitalisasi,...
Berkat Digitalisasi, Bandara Soetta Naik Peringkat ke-35 Bandara Terbaik Dunia
Berita Terkini
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
38 menit yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
3 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
6 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
16 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
16 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved