ADB-Stanchart kerja sama pembiayaan USD800 juta

Kamis, 09 Januari 2014 - 16:37 WIB
ADB-Stanchart kerja...
ADB-Stanchart kerja sama pembiayaan USD800 juta
A A A
Sindonews.com - Asian Development Bank (ADB) menandatangani perjanjian kerja sama dengan Standard Chartered Bank (Stancart) untuk mendukung pembiayaan jaringan distribusi di Asia senilai USD800 juta.

Pembiayaan ini sebagian besar akan dinikmati oleh usaha kecil dan menengah (UKM) yang memasok bahan baku kepada perusahaan-perusahaan besar, baik untuk produksi barang setengah jadi maupun barang jadi dan juga untuk penjualan retail.

Dalam perjanjian kerja sama ini, ADB dan Standard Chartered akan berbagi risiko dalam transaksi. Hal ini akan mendukung pembangunan jaringan distribusi di Asia, termasuk antara Asia dengan kawasan lain di dunia.

"Kesenjangan pasar untuk pembiayaan jaringan distribusi memiliki dampak pada pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Oleh karena itu, ADB memasuki wilayah ini," kata Head of Trade Finance ADB, Steven Beck dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (9/1/2013).

Didukung dengan penilaian kredit AAA, program SCF dari ADB melengkapi kesuksesan program pembiayaan perdagangan atau Trade Finance Program (TFP).

Berbeda dengan inisiatif TFP, dimana kesenjangan pasar ditutupi dengan penyediaan jaminan dan pinjaman dari bank, program SCF akan mengambil risiko komersial perusahaan dan meningkatkan likuiditas dalam jaringan distribusi.

Global Head, Liability & RWA Management Standard Chartered Joshua Cohen menyampaikan, kerja sama ini sebagai bukti atas kekuatan pembiayaan perdagangan dan komitmen perusahaannya dalam mendukung jalur perdagangan, yang merupakan urat nadi ekonomi global.

Sebagai bagian dari inisiatif global Clinton atau Clinton Global Initiative, Standard Chartered juga telah memiliki komitmen untuk meningkatkan penyaluran kredit kepada UKM sebesar 45 persen untuk pasar Asia, Afrika dan Timur Tengah dalam kurun waktu lima tahun.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Studi Stanchart: RI...
Studi Stanchart: RI Masuk Negara Favorit untuk Investasi di Asia Tenggara
Untuk Pertama Kali Acara...
Untuk Pertama Kali Acara Tahunan 'WOW' Diadakan Virtual
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Digital dalam Pengelolaan Keuangan Korporasi
PRUFast Permudah Masyarakat...
PRUFast Permudah Masyarakat Mengakses Perencanaan Pensiun
Standard Chartered Uji...
Standard Chartered Uji Agunan Kripto dengan OKX
Bidik Nasabah Mapan,...
Bidik Nasabah Mapan, Perusahaan Asuransi Gandeng Perbankan
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
1 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
15 jam yang lalu
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved