Dow Jones terkoreksi jelang laporan pekerjaan

Jum'at, 10 Januari 2014 - 08:48 WIB
Dow Jones terkoreksi...
Dow Jones terkoreksi jelang laporan pekerjaan
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di Wall Street pada perdagangan kamis waktu setempat mayoritas berakhir terkoreksi menjelang laporan pekerjaan pada Jumat pekan ini. Hal itu dapat memberikan dorongan kepada the Fed untuk memperbesar nilai pemangkasan stimulus pada pertemuan bulan ini.

Sektor ritel dan telekomunikasi mengalami koreksi di indeks S&P 500. Sektor ritel turun 0,2 persen setelah Bed Bath & Beyond (BBBY.O) dan Family Dollar (FDO.N) memangkas perkiraan pendapatan. Sementara sektor telekomunikasi anjlok 1,9 persen.

Laporan Nonfarm Payrolls (NFP) diperkirakan akan bertambah 196 ribu pekerjaan baru pada bulan lalu, sedikit di bawah bulan sebelumnya yang mencapai 203 ribu unit.

"Ada sedikit keraguan di pasar karena laporan pekerjaan dan awal musim laporan kinerja. Pasar saham masih menarik, tetapi harus hati-hati," kata Kepala Strategi Pasar Banyan Partners LLC Robert Pavlik seperti dilansir Reuters, Jumat (10/1/2014).

Bank Sentral AS (the Fed) pada bulan lalu mengatakan akan memulai pemangkasan pembelian obligasi bulanan mulai Januari 2014.

Sementara indeks Dow Jones ditutup turun 17,98 poin atau 0,11 persen menjadi 16.444,76; S&P 500 naik tipis 0,64 poin atau 0,03 persen menjadi 1.838,13 dan Nasdaq turun 9,42 poin atau 0,23 persen menjadi 4.156,194.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
15 menit yang lalu
Industri Keramik Tertekan,...
Industri Keramik Tertekan, Concord Industry Minta Harga Gas Lebih Kompetitif
23 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
1 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
1 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
7 jam yang lalu
Infografis
Jelang Pembebasan Sandera,...
Jelang Pembebasan Sandera, Brigade Al-Qassam Hamas Unjuk Kekuatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved