Ini dua hal yang jadi pendorong pembangunan industri

Senin, 13 Januari 2014 - 10:31 WIB
Ini dua hal yang jadi...
Ini dua hal yang jadi pendorong pembangunan industri
A A A
Sindonews.com - Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Firmanzah mengatakan, setidaknya ada dua hal yang akan menjadi pendorong dalam pembangunan industri.

Pertama, terkait dengan integrasi ekonomi global yang menstimuli keterbukaan pasar. Sehingga akan menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi pengembangan industri nasional.

"Perluasan pasar ini, akan menjadi peluang industri nasional. Sementara di sisi lain persaingan industri antar negara akan semakin meningkat menjadi tantangan tersendiri bagi industri nasional," kata dia seperti dikutip dari situs resmi Setkab, Senin (13/1/2014).

Kedua, kata Firmanzah, program percepatan dan perluasan pembangunan yang sedang berjalan telah mendorong konsumsi domestik terus meningkat seiring meningkatnya pendapatan per kapita masyarakat. Dengan tingkat permintaan domestik yang tinggi, maka kebutuhan pasok barang-jasa juga semakin meningkat.

"Pasokan ini perlu direspon dengan mendorong produksi dan daya saing industri dalam negeri dan mereduksi kegiatan importasi yang selama 2013 menganggu kinerja neraca perdagangan," ujarnya.

Menurut dia, tumbuhnya pendapatan per kapita dan proses pembangunan yang berjalan merupakan hubungan resiprokal yang terjadi saat ini. Di mana proses pembangunan mendorong peningkatan pendapatan masyarakat, dan pendapatan yang tinggi akan menstimuli proses pembangunan di berbagai sektor lainnya.

Sementara, terkai dengan program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), kata Firmanzah, dengan adanya UU Perindustrian yang baru telah mendapatkan energi baru untuk merealisasikan sejumlah agenda, khususnya industrialisasi dan hilirisasi.

"Dalam jangka panjang, pembangunan industri nasional memiliki prospek yang sangat baik dan memerlukan penataan sejak dini. Dengan penataan industri nasional, maka kesempatan pada era bonus demografi dapat kita manfaatkan secara optimal," pungkas Guru Besar FE UI ini.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PKK Sumsel Gandeng Dinas...
PKK Sumsel Gandeng Dinas Perindustrian Fasilitasi UP2K
Izin Operasional dan...
Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri Dipermudah Saat Pandemi Corona
Kemenperin Ciptakan...
Kemenperin Ciptakan Teknologi Pengolahan Limbah Cair
KPK Bekali Pemahaman...
KPK Bekali Pemahaman Antikorupsi Pejabat Tinggi Kementerian Perindustrian
Kementerian Perindustrian...
Kementerian Perindustrian Cari Perusahaan Pencetus Teknologi Terbaik di 2022
Rekomendasi 7 Sekolah...
Rekomendasi 7 Sekolah Kedinasan di Bawah Naungan Kementerian Perindustrian
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
1 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
1 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
1 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
3 jam yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
3 jam yang lalu
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
12 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved