Defisit transaksi berjalan Jepang melebar

Selasa, 14 Januari 2014 - 12:24 WIB
Defisit transaksi berjalan...
Defisit transaksi berjalan Jepang melebar
A A A
Sindonews.com - Jepang kembali mencatat defisit transaksi berjalan (current account) pada November 2013. Hal ini dikarenakan impor mengalami kenaikan. Hal ini menjadi tantangan bagi Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe untuk mendorong ekonomi rebound yang berkelanjutan.

Seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (14/1/2014), defisit transaksi berjalan pada November 2013 sebesar 592,8 miliar yen atau sekitar USD5,7 miliar, atau lebih besar dari perkiraan sebelumnya sebesar 368,9 miliar yen dalam survei Bloomberg News dari 24 ekonom.

Kelemahan yen dan permintaan tambahan untuk energi karena kurangnya tenaga nuklir, menaikkan impor Jepang, menyeret pada pemulihan yang juga mencakup kenaikan pajak penjualan pada April.

Hal tersebut menjadi risiko jangka panjang bagi bangsa setiap terjadi pergeseran defisit berkelanjutan yang akan melemahkan kepercayaan investor dalam utang pemerintah Jepang.

"Rekor defisit mencerminkan perubahan dalam ekonomi Jepang saat ini, dengan kurangnya tenaga nuklir dan yen yang lebih lemah," kata Junko Nishioka, kepala ekonom Jepang di Royal Bank of Scotland Group Plc di Tokyo.

Menurutnya, kekurangan dalam keseimbangan dapat memberikan alasan lebih lanjut untuk kejatuhan yen. Saham Jepang jatuh karena pasar di Tokyo dibuka kembali setelah akhir pekan yen menguat terhadap dolar. Yen tergelincir sekitar 0,4 persen menjadi 103,46 per dolar pada 11:26 di Tokyo, turun sekitar 13 persen dalam 12 bulan terakhir.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Dampak Inflasi Global...
Dampak Inflasi Global Merembes ke Ekonomi Jepang, Investor Cemas
Resesi, Jepang Tak Lagi...
Resesi, Jepang Tak Lagi Jadi Negara Ekonomi Terbesar Ketiga di Dunia
Ekonomi Tumbang, Jepang...
Ekonomi Tumbang, Jepang Pesimistis Pemulihan Bakal Berjalan Cepat
Terjun ke Jurang Resesi,...
Terjun ke Jurang Resesi, Aktivitas Pabrik di Jepang Semakin Memburuk
Inflasi Jepang Tembus...
Inflasi Jepang Tembus 4%, Pecah Rekor Pertama Sejak 1981
Berita Terkini
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
16 menit yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
1 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
2 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
2 jam yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
4 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
6 jam yang lalu
Infografis
Gaza Harus Diperlakukan...
Gaza Harus Diperlakukan seperti Jepang dan Jerman setelah PD II
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved