Akuisisi PGN-Pertamina hanya persulit pengelolaan migas

Selasa, 14 Januari 2014 - 16:22 WIB
Akuisisi PGN-Pertamina...
Akuisisi PGN-Pertamina hanya persulit pengelolaan migas
A A A
Sindonews.com - Pengamat BUMN Said Didu mengatakan, akuisisi PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) oleh PT Pertamina (Persero) akan kurang efektif dan hanya akan menambah kerumitan pengelolaan migas ke depannya.

"Saran saya jangan dilakukan. Benahi saja keduanya, daripada mengganggu korporasinya ke atas," ujar Said di Gedung PBNU, Jakarta, Selasa (14/1/2013).

Said menjelaskan, proses akuisisi tersebut berada di tangan Menteri Keuangan M Chatib Basri, bukan di tangan Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Pasalnya, pemegang saham Pertamina adalah pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Keuangan yang merupakan bendahara resmi negara yang telah diatur dalam konstitusi.

"Karena diberitakan pemerintah sudah mengambil keputusan. Yang benar itu Menteri Keuangan dan tidak ada kewenangan Menteri BUMN dalam hal ini," terang Said.

Dia juga menyebut apabila hal itu memang betul-betul dilakukan, maka harus ada rapat koordinasi di kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian untuk membahas ini. "Belum lagi hal ini juga memerlukan persetujuan oleh DPR," sambung Said.

Di kesempatan yang sama, VP Coporate Communication Pertamina enggan mengomentari isu pengambilalihan PT PGN seperti yang dihembuskan dari berbagai pihak akhir-akhir ini.

Ali menyebut sumber-sumber isu pengambilalihan tersebut bukanlah sumber resmi dan tidak perlu dikomentari. "Sebagai juru bicara resmi Pertamina, saya tidak bisa mengomentari sumber yang tidak resmi," kata Ali.

Meski belum mau mengomentari lebih jauh, Ali berjanji akan memberikan komentarnya apabila ada sesuatu yang resmi dilakukan Pertamina terkait wacana akuisisi tersebut.

"Yang pasti saya akan komentar kalau memang ada perkembangan. Tapi saat ini komentarnya dari sumber enggak resmi, jadi saya enggak bisa komentar," ujar Ali.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertagas Uji Coba Alirkan...
Pertagas Uji Coba Alirkan Gas ke BOB Siak Pusako, Ketahanan Energi Riau Makin Andal
Dapat Gas Murah dari...
Dapat Gas Murah dari PGN, Baja Krakatau Steel Bakal Kompetitif
70% LPG Masih Impor,...
70% LPG Masih Impor, Bos Pertamina Menjawab: Sah-sah Saja
Kerahkan Satgas Pengamanan...
Kerahkan Satgas Pengamanan Libur Nataru 2022, PGN Pastikan Kelancaran Distribusi dan Layanan Gas Bumi Nasional
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Pengumuman, PGN Akan...
Pengumuman, PGN Akan Berubah Nama Jadi Pertamina Gas Negara
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
17 menit yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
24 menit yang lalu
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
47 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
1 jam yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Infografis
Hanya 2 Kapal Perusak...
Hanya 2 Kapal Perusak Angkatan Laut Inggris yang Bisa Beroperasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved