Tunas Alfin relisting hari ini

Jum'at, 17 Januari 2014 - 08:41 WIB
Tunas Alfin relisting...
Tunas Alfin relisting hari ini
A A A
Sindonews.com - Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Hoesen mengatakan, produsen kemasan PT Tunas Alfin Tbk (TALF) siap melakukan pencatatan saham kembali (relisting) mulai hari ini.

"Setelah memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan, saham TALF siap listing kembali di Bursa hari Jumat (17/01/2014)," kata Hoesen di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (16/1/2014) sore.

Sebelumnya, BEI menyatakan rencana Tunas Alfin melakukan relisting terbentur belum dilengkapinya dokumen persyaratan-persyaratan yang ditetapkan. Dokumen-dokumen tersebut terkait penjelasan saham terbaru, jumlah dan harga saham yang dicatatkan.

"Tunas Alfin telah memberikan penjelasan terkait berapa pihak (pemegang sahamnya). Dia menyampaikan nanti akan ada sekitar 800 pihak. Artinya, Tunas Alfin siap listing besok (hari ini) di papan pengembangan. Kami menilai perusahaan ini bagus, jadi kami mengizinkan Tunas Alfin untuk listing kembali di Bursa," ungkap Hoesen.

Dalam aksinya, Tunas Alfin menetapkan harga penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) Rp395 per saham. Adapun, jumlah saham yang akan dilepas sebanyak 270 juta saham. Artinya, calon emiten baru dengan muka lama TALF itu menargetkan dapat memperoleh dana segar Rp106,65 miliar.

Perseroan juga telah menunjuk PT UOB Kay Hian Securities selaku penjamin pelaksana emisi efek (underwriter). Setelah memperoleh praefektif 31 Desember 2013, Tunas Alfin menggelar masa penawaran mulai 3-9 Januari 2014. Dan akhirnya, perseroan akan mencatatkan sahamnya kembali di Bursa pada 17 Januari 2014.

Sebelumnya, Tunas Alfin pernah tercatat di Bursa Efek Surabaya pada 12 Februari 2001 dengan saham Tunas Alfin Kelas A (TALFA) dan Tunas Alfin Kelas B (TALFB). Saham kelas A memiliki hak suara pada RUPS, sedangkan saham kelas B tidak memiliki hak suara pada RUPS.

Berdasarkan laporan keuangan 2008, jumlah saham kelas A sebanyak 1.350.000.00 lembar (dipegang Proentreprise Holding Ltd.) dan kelas B sebanyak 3.435.000 lembar (dipegang karyawan).

Kemudian, pada 1 Desember 2009, Tunas Alfin delisting dari bursa seiring bergabungnya Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya menjadi Bursa Efek Indonesia (BEI).

Diketahui, Tunas Alfin melakukan merger saham kelas A dan B pada Desember 2013, dengan rasio 1:1. Artinya, setiap satu saham Tunas Alfin Seri A (TALF A) akan mendapat satu saham baru PT Tunas Alfin Tbk. (TALF), sedangkan setiap 1 saham Tunas Alfin Seri B (TALF B) akan mendapat satu saham baru PT Tunas Alfin Tbk.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Pemkab Terima Bantuan...
Pemkab Terima Bantuan Tabung Oksigen dari PT Timah Tbk
Dipolisikan, PT Darmi...
Dipolisikan, PT Darmi Bersaudara Tbk Nilai Ada Upaya Kriminalisasi
Beri Cek Kosong, Dirut...
Beri Cek Kosong, Dirut PT Darmi Bersaudara Tbk Dipolisikan
MNC Land Ganti Nama...
MNC Land Ganti Nama Jadi PT MNC Tourism Indonesia Tbk
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Catat Laba Bersih Rp101,3 Miliar
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved