BPH Migas upayakan penyaluran BBM untuk daerah terpencil

Kamis, 23 Januari 2014 - 13:58 WIB
BPH Migas upayakan penyaluran...
BPH Migas upayakan penyaluran BBM untuk daerah terpencil
A A A
Sindonews.com - Untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat yang jauh dari lembaga penyalur untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM), Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) tengah merencanakan satu lembaga penyalur BBM tambahan untuk daerah kecil dengan konsep sub agen penyalur.

"Ini untuk menjawab kebutuhan masyarakat di daerah-daerah terpencil yang jauh dari lembaga penyalur. Saat ini sedang kita garap konsep sub agen penyalur tersebut,” ungkap Anggota Komite BPH Migas, Ibrahim Hasyim dalam rilisnya, Kamis (23/1/2014).

Mengenai rencana pembangunan sub agen itu sendiri, Ibrahim menambahkan butuh proses dan harus berkoordinasi terlebih dahulu, terutama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Karena peran Pemerintah Daerah (Pemda) disini sangat diperlukan dan tetap harus berada pada aturan yang ada," ujarnya.

Ibrahim mencontohkan, misalkan mengenai penetapan harga di daerah terpencil apa bisa dilakukan secara harga eceran tertinggi (HET) seperti minyak tanah.

"Hal seperti ini harus kita diskusikan sebelum ditetapkan. Kalau ini diperlukan bisa saja meminta aturan untuk itu. Tentu saja setelah melalui public hearing baru ditetapkan," paparnya.

Hal ini dilakukan tidak terlepas pada saat mengecek kondisi penyediaan dan pendistribusian BBM di daerah terpencil di Kabupaten Nias, Sumatera Utara.

Dikatakan Ibrahim, kunjungan kerja tersebut dilakukan dalam rangka melakukan pemantauan sekaligus pengawasan langsung terhadap penyediaan dan pendistribusian BBM di wilayah-wilayah terluar nusantara.

"Kita ingin melihat secara langsung seperti apa penyediaan dan pendistribusian BBM di wilayah-wilayah terluar nusantara," kata Ibrahim.

Wilayah yang memiliki 4 Kabupaten dan 1 kota dan memiliki cita-cita menjadi Propinsi tersebut, tutur Ibrahim hanya ada satu dua penyalur di satu wilayah. Minimnya lembaga penyalur ini mengakibatkan pembelian BBM hanya bertumpu pada satu tempat.

"Akhirnya untuk kebutuhan masyarakat di pulau-pulau kecil harus membeli BBM dengan menggunakan jerigen dan drum di APMS," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Catatan Sri Mulyani:...
Catatan Sri Mulyani: Uang Subsidi Ratusan Triliun Disedot Menengah Atas
Tantangan Distribusi...
Tantangan Distribusi BBM Bersubsidi di Tahun Baru 2025
Menjaga Kuota BBM Subsidi...
Menjaga Kuota BBM Subsidi Tepat Sasaran, Pertamina optimalkan Teknologi
Polisi Kawal Truk Pengangkut...
Polisi Kawal Truk Pengangkut BBM di Kabupaten Solok, Ada Apa?
Penugasan BBM dan LPG...
Penugasan BBM dan LPG Dilaksanakan Subholding Commercial & Trading, Pertamina Pastikan Distribusi Efektif dan Efisien
Kawal Distribusi BBM...
Kawal Distribusi BBM Subsidi, Pertamina Jamin Stok Aman hingga Akhir 2022
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
2 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
2 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
2 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
3 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
4 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved