Arah pembangunan ekonomi RI dinilai tak jelas

Kamis, 23 Januari 2014 - 16:39 WIB
Arah pembangunan ekonomi...
Arah pembangunan ekonomi RI dinilai tak jelas
A A A
Sindonews.com - PP Muhammadiyah menganggap arah pembangunan ekonomi Indonesia tidak jelas, akibat besaran Pendapatan Domestik Bruto (PDB) yang tidak sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsudin mengatakan, ketidakjelasan arah pembangunan ekonomi Indonesia telah dipicu oleh lunturnya tiga aspek utama sebagai penopang keseimbangan dinamika perekonomian domestik.

"Sehingga besaran PDB kita menjadi tidak sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Din di Gedung Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (23/1/2014).

Dia merinci, tiga hal utama tersebut adalah aktifnya peran negara dalam pengambilan keputusan ekonomi, proteksionisme tehadap kepentingan dalam negeri, dan memperkuat landasan budaya.

"China sebagai negara sosialis berhasil menerapkan hal tersebut walaupun di kita sudah terkandung dalam UUD 1945 Pasal 33," katanya.

Kesenjangan yang terjadi dengan ditandai indeks kesejahteraan yang telah mencapai 0,41 terlihat secara kasat mata dan dikhawatirkan akan menimbulkan distorsi sosial.

"Kesenjangan ekonomi yang paling terlihat adalah kesenjangan kepemilikan lahan yang sudah seringkali menjadi permasalahan infrastrktur," pungkas Din.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Berita Terkini
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
3 jam yang lalu
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
5 jam yang lalu
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
5 jam yang lalu
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
5 jam yang lalu
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
6 jam yang lalu
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
6 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved