Bahas dunia maya, COO Facebook temui Gita di Davos

Senin, 27 Januari 2014 - 10:50 WIB
Bahas dunia maya, COO...
Bahas dunia maya, COO Facebook temui Gita di Davos
A A A
Sindonews.com - Kehadiran Menteri Perdagangan (Mendag), Gita Wirjawan di Davos memberi kesempatan bagi pemuka bisnis dunia untuk menemuinya. Termasuk Chief of Operating Officer (COO) Facebook Sheryl Sandberg.

Sheryl meminta pandangan Gita mengenai proses politik dan sosial di Indonesia yang relevan dengan masa depan dunia maya di negara berpenduduk terbesar ke-4 tersebut. Sheryl memandang Indonesia sebagai negara menyenangkan bagi Facebook.

Dia juga ingin mendalami peraturan nasional menyangkut definisi layanan publik dan delocalisation dalam kerangka pengelolaan dunia maya di Indonesia.

Dalam pertemuan di sela-sela gelaran World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss ini, tangan kanan Mark Zuckerberg mengupas penyelenggaraan sistem elektronik untuk layanan publik, seperti Facebook, Google, dan Yahoo,
menempatkan pusat data di Indonesia.

COO Facebook tersebut menilai aturan yang diberlakukan Indonesia perlu ditata secara kondusif, guna mendorong peran positif kemajuan dunia maya bagi kepentingan masyarakat dan memperkokoh pertumbuhan internet di dalam negeri.

Sheryl mencatat hingga saat ini walaupun bandwith terbatas, pengguna Facebook di Indonesia mencapai 65 juta orang dan terus bertambah setiap tahun. Indonesia juga merupakan negara pengguna Facebook terbesar ke-4 di dunia.

Menenggapi hal itu, Gita menjelaskan bahwa kebijakan penempatan pusat data di Indonesia dikelola Kementerian Komunikasi dan Informasi. Sedangkan wilayah tugas Kemendag yakni pengelolaan e-trading dan isu-isu lain di dalam cakupan perdagangan jasa yang akan segera diatur dalam RUU Perdagangan.

Aturan tentang hal ini lebih merupakan wewenang Kemkominfo. "Meski demikian, pada dasarnya saya memahami pandangan yang diutarakan Facebook mengenai perlunya membangun perangkat kebijakan yang kondusif bagi pengelolaan dunia maya," kata Gita dalam rilisnya, Senin (27/1/2014).

Mendag mengakui, terdapat banyak manfaat yang bisa diperoleh dari internet, serta Facebook pada khususnya. Salah satunya di sektor pendidikan untuk kemajuan bangsa dan negara.

"Contoh nyata yang tegas adalah adanya peningkatan produktivitas pada level 'grassroot' seperti petani, usaha kecil dan menengah merupakan beberapa manfaat dari penggunaan internet maupun Facebook tersebut," tuturnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Kejagung Geledah Kantor...
Kejagung Geledah Kantor Kemendag Sita Dokumen dan Uang Tunai
Kasus Minyak Goreng,...
Kasus Minyak Goreng, Pengamat: Cabut Izin Perusahaan yang Terbukti Melanggar
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
5 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved