Lion pilih mesin CFM56-5B untuk Airbus A320ceo
Kamis, 30 Januari 2014 - 11:04 WIB
Lion pilih mesin CFM56-5B untuk Airbus A320ceo
A
A
A
Sindonews.com - Lion Group memutuskan bahwa mesin CFM International CFM56- 5B akan digunakan di pesawat Airbus A320ceo.
Lion Group memiliki 60 pesawat A320ceo yang dibuat oleh Airbus, pesawat yang pertama akan dikirimkan pertengahan tahun ini. Sebanyak enam dari pesawat berbadan kecil Airbus tersebut akan digunakan untuk armada full service Batik Air.
Lion Group memilih CFM56 sebagai mesin A320ceo karena efisiensi bahan bakar mesin dan biaya siklus mesin yang baik. Lion Group juga bisa melihat beberapa manfaat serupa dengan 737-800/900ER, yang didukung mesin CFM56-7.
"Operasional yang sangat efisien dan mesin pesawat yang dapat diandalkan adalah salah satu kunci keberhasilan kami," kata Presiden Direktur Lion Group Rusdi Kirana dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (30/1/2014).
Perseroan juga telah memiliki pengalaman yang baik CFM International. Lion Group juga memiliki cadangan suku cadang yang besar untuk mesin CFM56.
Meskipun Lion Group telah memilih CFM56-5B untuk pesawat A320ceo, namun belum membuat pilihan mesin yang akan digunakan bagi 109 pesawat A320neo dan 65 pesawat A321neos yang sudah dipesan.
"Kami sedang mempertimbangkan mesin CFM International LEAP dan Pratt & Whitney GTF, tetapi belum membuat keputusan," tambah Rusdi.
Dia mengatakan, masih ada beberapa tahun lagi sebelum pesawat A320/A321neo pertama Lion Group dikirim oleh Airbus, sehingga masih memiliki waktu untuk membuat keputusan tepat.
"Apapun jenis mesin yang kita pilih, tujuan utama kami adalah untuk menjadikan Batam Aero Technic Lion Group menjadi fasilitas perawatan pesawat terpadu kelas dunia untuk pemeliharaan mesin, perbaikan dan overhaul," tutur Rusdi.
Dia mengatakan, Batam Aero Technic menyediakan pembuat peralatan asli (OEM) agar dapat menguasai pasar dengan kuat di Asia Tenggara dan khususnya di Indonesia.
Lion Group memiliki 60 pesawat A320ceo yang dibuat oleh Airbus, pesawat yang pertama akan dikirimkan pertengahan tahun ini. Sebanyak enam dari pesawat berbadan kecil Airbus tersebut akan digunakan untuk armada full service Batik Air.
Lion Group memilih CFM56 sebagai mesin A320ceo karena efisiensi bahan bakar mesin dan biaya siklus mesin yang baik. Lion Group juga bisa melihat beberapa manfaat serupa dengan 737-800/900ER, yang didukung mesin CFM56-7.
"Operasional yang sangat efisien dan mesin pesawat yang dapat diandalkan adalah salah satu kunci keberhasilan kami," kata Presiden Direktur Lion Group Rusdi Kirana dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (30/1/2014).
Perseroan juga telah memiliki pengalaman yang baik CFM International. Lion Group juga memiliki cadangan suku cadang yang besar untuk mesin CFM56.
Meskipun Lion Group telah memilih CFM56-5B untuk pesawat A320ceo, namun belum membuat pilihan mesin yang akan digunakan bagi 109 pesawat A320neo dan 65 pesawat A321neos yang sudah dipesan.
"Kami sedang mempertimbangkan mesin CFM International LEAP dan Pratt & Whitney GTF, tetapi belum membuat keputusan," tambah Rusdi.
Dia mengatakan, masih ada beberapa tahun lagi sebelum pesawat A320/A321neo pertama Lion Group dikirim oleh Airbus, sehingga masih memiliki waktu untuk membuat keputusan tepat.
"Apapun jenis mesin yang kita pilih, tujuan utama kami adalah untuk menjadikan Batam Aero Technic Lion Group menjadi fasilitas perawatan pesawat terpadu kelas dunia untuk pemeliharaan mesin, perbaikan dan overhaul," tutur Rusdi.
Dia mengatakan, Batam Aero Technic menyediakan pembuat peralatan asli (OEM) agar dapat menguasai pasar dengan kuat di Asia Tenggara dan khususnya di Indonesia.
(rna)
Lihat Juga :