Ini isi surat pengunduran diri Gita kepada Presiden SBY

Sabtu, 01 Februari 2014 - 16:41 WIB
Ini isi surat pengunduran...
Ini isi surat pengunduran diri Gita kepada Presiden SBY
A A A
Sindonews.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Sudi Silalahi, enggan memberikan tanggapan mengenai tudingan sejumlah pihak yang mengaitkan persoalan kasus beras impor ilegal asal Vietnam dengan pengunduran diri Gita Wirjawan sebagai menteri perdagangan (Mendag).

"Saya tidak mengomentari tanggapan-tanggapan. Soal mundurnya Gita ada yang ditanggapi negatif dan positif," ujar Sudi Silalahi saat jumpa pers di kantor Presiden, Jakarta, Sabtu (1/2/2014).

Namun dalam kesempatan itu, wartawan mendapat salinan surat pengunduran diri Gita yang disampaikan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Berikut petikannya:

Yang Terhormat Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,

Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan bapak kepada saya untuk menjadi Menteri Perdagangan dalam Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II yang Bapak Pimpin.

Kesempatan yang bapak berikan kepada saya untuk berbakti kepada negara, melalui BKPM dan Kementerian Perdagangan, merupakan pengalaman yang sangat berharga.

Empat tahun berbakti kepada negara membangkitkan kembali kesadaran saya mengenai nilai patriotisme, sebuah nilai yang sejak kecil telah ditanamkan oleh ayah saya.

Seperti yang Bapak ketahui, saat ini saya menjadi salah satu peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat 2014.

Bagi saya, Konvensi yang diselenggarakan Partai Demokrat ini adalah bukti nyata kemajuan praktek berdemokrasi - bukan hanya di tingkat internal Partai Demokrat, namun juga bagi dunia perpolitikan Indonesia.

Selain itu, saya percaya bahwa Konvensi ini memberi harapan nyata bagi seluruh rakyat untuk mendapat pilihan calon pemimpin baru yang akan melanjutkan pencapaian cita-cita kita semua.

Mengingat betapa pentingnya konvensi ini bagi kepentingan bangsa, saya sudah merasa sudah selayaknya jika saya mencurahkan seluruh energi dan waktu untuk menyukseskan upaya mulia ini.

Dan karena itu, bersama surat ini saya mengajukan permohonan untuk mengundurkan diri dari jabatan saya selaku Menteri Perdagangan RI per tanggal 31 Januari 2014.

Pengunduran diri ini juga didasari oleh kesadaran etis tentang besarnya potensi konflik kepentingan jika saya terlibat penuh dalam proses politik selama konvensi, sementara pada saat yang sama tetap menjalankan tugas dan kepercayaan yang Bapak berikan sebagai Menteri Perdagangan.

Saya harap atas persetujuan Bapak, langkah yang saya ambil ini merupakan langkah terbaik bagi Indonesia dan dapat menjadi preseden dalam perkembangan politik dan demokrasi di Indonesia.

Demikian yang perlu saya saya sampaikan. Saya mohon maaf apabila apa yang saya sampaikan ini tidak berkenan di hati Bapak.

Tapi saya mohon pemahaman Bapak bahwa permohonan diri saya dan apa yang saya sampaikan dalam surat ini sepenuhnya demi kebaikan bangsa dan negara Indonesia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penurunan Impor Bisa...
Penurunan Impor Bisa Ganggu Kapasitas Produksi di Indonesia
Gita Wirjawan Jadi Advisor...
Gita Wirjawan Jadi Advisor di Startup Pendidikan Danacita
Pentingnya Stabilitas...
Pentingnya Stabilitas Politik dan Keamanan untuk Pembangunan Nasional
VinFast Ingin Membangun...
VinFast Ingin Membangun Negara Listrik di Indonesia: Investasi Ratusan Juta Dolar untuk Pabrik dan Ekosistem Elektrifikasi
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Bos Ancora Sebut Vaksinasi...
Bos Ancora Sebut Vaksinasi Salah Satu Kunci Pemulihan Daya Beli
Berita Terkini
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
15 menit yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
10 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
10 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
11 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
12 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved