Sulsel genjot industri rumput laut

Selasa, 04 Februari 2014 - 17:22 WIB
Sulsel genjot industri...
Sulsel genjot industri rumput laut
A A A
Sindonews.com - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Syahrul Yasin Limpo segera melakukan pengecekan terkait ketersediaan rumput laut di Sulsel saat ini.

Menurutnya, jika ini menyangkut hal baik peningkatan produksi kemudian dapat meningkatkan nilai tambah ekspor tidak menjadi masalah.

"Saya akan melakukan pengchekan dulu, karena ini belum didapatkan informasi kepastiannya . Tapi kalau untuk kebaikan kenapa tidak di support," Katanya kepada wartawan, Selasa (4/2/2014).

Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang mengungkapkan dirinya telah meminta kepada jajaran instansi yang memang terkait dengan hal ini untuk melapor kepada Kementerian Perikanan dan Kelautan soal pengadaan bibit rumput laut.

"Saya harapkan modelnya hampir sama dengan pertanian yang pupuknya ada tersedia untuk petani, dan kualitasnya cuma yang harus diperhatikan. Jangan diberikan pada petani yang baru, karena bisa dari awal," ujarnya.

Hal tersebut dikarenakan adanya keinginan dari Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI) gar Pemprov Sulsel memperhatikan ketersediaan bibit pengembang rumput laut. Syahrul pun menyambut baik dan akan mengoordinasikan hal tersebut bersama jajaran terkaitnya.

Sebelumnya, Ketua ARLI, Safari Azis menjelaskan dalam mengembangkan sistem tumbuh rumput laut, model ketersediaan bibit seperti pertanian dengan penyediaan bibit. Pihaknya berharap pola pengembangan bibit bisa seperti pertanian, dimana saat dilakukan pertanaman bibitnya juga sudah siap, seperti bank bibit.

Safari juga mengatakan, untuk menghasilkan rumput laut yang bagus juga tergantung dengan bibit. Apalagi masing-masing wilayah berbeda kebutuhan bibitnya. Seperti Takalar membutuhkan 50 ton. Dia mengungkapkan terkait kelangkaan bibit biasanya terjadi dibeberapa daerah sentra produksi rumput laut.

"Makanya kami meminta ini kepada pemerintah agar ketersediaan bibit betul-betul menjadi prioritas utama, apalagi Sulsel merupakan daerah produksi rumput laut yang cukup besar penghasilannya," kata dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
Menteri Edhy Bertekad...
Menteri Edhy Bertekad Hidupkan Bitung Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Perikanan
Berita Terkini
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
24 menit yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
1 jam yang lalu
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
10 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
10 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
11 jam yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
11 jam yang lalu
Infografis
Iran Gelar Parade Angkatan...
Iran Gelar Parade Angkatan Laut 3.000 Kapal untuk Bela Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved