Ekspansi 2014, PGAS siapkan capex Rp15 T

Kamis, 06 Februari 2014 - 18:16 WIB
Ekspansi 2014, PGAS...
Ekspansi 2014, PGAS siapkan capex Rp15 T
A A A
Sindondews.com - Guna mendukung sejumlah ekspansi dan aksinya sepanjang 2014, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) menganggarkan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar USD1,25 miliar yang setara dengan Rp15 triliun.

"Kalau ditotal-toal jumlahnya sekitar Rp15 triliun," ujar Direktur Utama PGAS, Hendi Prio Santoso di Kantor Pusat PGN, Jakarta, Kamis (6/2/2014).

Dari jumlah tersebut, lanjut Hendi, perseroan telah mendaftar sejumlah aksi yang akan direalisasikan sepanjang 2014. Dimana, sekitar 16 persen atau sekitar Rp2,4 triliun akan digunakan untuk kegiatan pembangunan fasilitas distribusi dan transmisi pipa. Sementara, sebesar 32 persen atau Rp4,8 triliun digunakan untuk penyertaan anak usaha.

Selain itu, PGAS saat ini juga tengah mengembangkan jaringan kilang Liquified Natural Gas (LNG) Floating Storage Regasification Unit (FSRU) yang berlokasi di Lampung.

Ditambahkan Hendi, pihaknya akan membangun LNG plant sebagai basis untuk melakukan feeder ke sejumlah daerah baru yang belum tersambung dengan pipa transmisi maupun distribusi.

Dengan adanya FSRU yang diproyeksi dapat mulai beroperasi pada semester kedua tahun ini, perseroan nantinya pada tahap beroperasinya, akan mulai dengan kapasitas produksi sekitar 60 mmscfd.

Kembali soal pengalokasian capex, dari total jumlah sebagaimana telah ditetapkan, PGAS menganggarkan 52 persen atau Rp7,8 triliun untuk pengembangan blok migas yang berlokasi di Ujung Pangkah.

Sebelumnya PGAS telah melakukan pengambilalihan blok migas tersebut dari Hess Corporation melalui anak usahanya PT Saka Energi Indonesia.

Menyinggung perihal sumber pendanaan untuk capex tersebut, PGAS rencananya akan memenuhi seluruh kebutuhan tersebut dengan mengandalkan kas internal.

"Yang jelas capex tahun ini sudah termasuk buat akuisisi blok Hess (75 persen hak partisipasi blok migas milik Hess Corporation di Ujung Pangkah) yang USD650 juta," pungkas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
Dapat Gas Murah dari...
Dapat Gas Murah dari PGN, Baja Krakatau Steel Bakal Kompetitif
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan...
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan Komitmen Menuju Energi Bersih
Pengumuman, PGN Akan...
Pengumuman, PGN Akan Berubah Nama Jadi Pertamina Gas Negara
Komitmen PGN Pasok Gas...
Komitmen PGN Pasok Gas Bumi untuk Kelistrikan Secara Berkelanjutan
Berita Terkini
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
35 menit yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
1 jam yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
1 jam yang lalu
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
1 jam yang lalu
Di Bawah Naungan Danantara,...
Di Bawah Naungan Danantara, Pegadaian Siap Akselerasi Ekosistem Bank Emas ke Kancah Internasional
2 jam yang lalu
JPMorgan Peringatkan...
JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy
2 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved