Defisit perdagangan AS Desember melonjak 12%

Kamis, 06 Februari 2014 - 21:25 WIB
Defisit perdagangan...
Defisit perdagangan AS Desember melonjak 12%
A A A
Sindonews.com - Defisit perdagangan Amerika Serikat (AS) pada Desember 2013 melebar tajam karena ekspor merosot di tengah melambatnya ekonomi global.

Dilansir dari AFP, Kamis (6/2/2014), Departemen Perdagangan AS mengatakan, selisih perdagangan meningkat menjadi USD38,7 miliar pada Desember 2013, atau naik 12 persen dari revisi ke atas USD34,6 miliar di bulan sebelumnya. Angka ini datang jauh di atas perkiraan rata-rata analis sebesar USD36,0 miliar.

Sementara tingkat ekspor pada Desember, jatuh sebesar 1,8 persen menjadi USD191,3 juta, sedangkan impor naik 0,3 persen menjadi USD230,0 miliar.

Namun, secara keseluruhan sepanjang 2013, defisit perdagangan turun 11,8 persen menjadi USD471,5 miliar, terendah sejak resesi besar pada 2009. Nilai ekspor AS naik 2,8 persen (membaiknya perekonomian global dan ledakan produksi energi) dan impor turun 0,1 persen.

Defisit perdagangan yang lebih kecil dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi AS, yaitu produsen meraih keuntungan dari kenaikan penjualan ekspor dan konsumen membeli produk luar negeri lebih sedikit.

Peningkatan defisit perdagangan pada 2013 memberikan kontribusi sekitar 0,1 persen terhadap pertumbuhan sederhana 1,9 persen. Para ekonom memperkirakan perdagangan akan terus mempengaruhi perekonomian AS pada 2014.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Ekonomi China Mungkin...
Ekonomi China Mungkin Tidak Akan Pernah Melampaui Ekonomi Amerika
Bantuan Ekonomi Amerika...
Bantuan Ekonomi Amerika untuk Greenland Berbuntut Panjang
Konspirasi Yahudi: Kisah...
Konspirasi Yahudi: Kisah Rothschild Mengacaukan Ekonomi Amerika
Didesak Situasi Ekonomi...
Didesak Situasi Ekonomi Amerika, Rupiah Akan Bergerak Sempit
3 Sinyal Ekonomi Amerika...
3 Sinyal Ekonomi Amerika Serikat di Ambang Resesi
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved