Dow dan S&P 500 berakhir pada level terbaik tahun ini

Jum'at, 07 Februari 2014 - 08:43 WIB
Dow dan S&P 500 berakhir...
Dow dan S&P 500 berakhir pada level terbaik tahun ini
A A A
Sindonews.com - Indeks di Wall Street pada perdagangan Kamis waktu setempat berakhir pada level terbaik tahun ini setelah sebelumnya sempat melemah karena didukung menurunnya klaim penggangguran, sehingga meningkatkan kepercayaan investor pada perekonomian.

Selain itu, penguatan ini juga didukung kinerja Disney yang di atas ekspektasi. Saham Walt Disney (DIS.N) memimpin penguatan di indeks Dow Jones dan S&P 500, dengan naik 5,3 persen menjadi USD75,56.

Di samping itu, penguatan tersebut menjelang laporan tenaga kerja selama Januari pada akhir pekan ini, di mana cuaca ekstrim di Amerika Serikat (AS) akan mempengaruhi hasilnya. Pada Desember 2013, tenaga kerja di bawah perkiraan sebanyak 74.000.

Sementara klaim tunjangan pengganguran turun 20.000 pada pekan lalu menjadi 331.000. Data yang tidak berkaitan langsung dengan laporan tenaga kerja pada Januari ini menjadi sinyal positif bagi pasar tenega kerja dan perekonomian.

"Investor baru-baru ini memilih untuk melihat setengah data dan tidak fokus pada data positif. Cuaca buruk menyebabkan pembatalan penerbangan, penutupan bisnis. Saya berharap data tenaga kerja kita akan lebih baik dibanding Desember (2013)," kata Kepala Investasi BMO Private Bank Jack Ablin seperti dilansir Reuters, Jumat (7/2/2014).

Data tentang pertumbuhan di China dan aksi jual mata uang negara berkembang dan saham telah memberi kekhawatiran investor. Namun, penurunan indeks S&P 500 hampir 6 persen dari rekor tertinggi pada bulan lalu yang terjadi kemarin dinilai sebagian orang sebagai kesempatan membeli.

Indeks Dow Jones Industrial naik 188,3 poin atau 1,22 persen ke 15.628,53; indeks S&P 500 menguat 21,79 poin atau 1,24 persen ke 1.773,43 dan Nasdaq bertambah 45,57 poin atau 1,14 persen ke 4.057,122.

Itu merupakan persentase kenaikan terbesar harian untuk indeks S&P 500 serta Dow sejak pertengahan Desember tahun lalu. Dari 330 perusahaan di S&P 500 yang telah melaporkan laba sampai Kamis pagi waktu setempat, tercatat sebanyak 68,8 persen telah melampaui ekspektasi.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
3 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
4 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
4 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
4 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
5 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved