RBA dongkrak perkiraan ekonomi Australia 2014

Jum'at, 07 Februari 2014 - 13:32 WIB
RBA dongkrak perkiraan...
RBA dongkrak perkiraan ekonomi Australia 2014
A A A
Sindonews.com - Bank Sentral Australia (Reserve Bank of Australia/RBA) mengangkat perkiraan pertumbuhan ekonomi 2014 setelah mata uang lokal melemah dan suku bunga lebih rendah meningkatkan belanja. Namun, pemerintah memperingatkan inflasi dan pengangguran akan meningkat.

RBA merevisi ke atas perkiraan ekonomi menjadi 2,75 persen pada tahun sampai 30 Juni, dan 2,25-3,25 persen pada tahun sampai dengan 31 Desember. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan perkiraan November 2013, masing-masing sebesar 2,5 persen dan 2,0-3,0 persen.

"Revisi ini mencerminkan sebagian dari efek nilai tukar yang lebih rendah, yang diharapkan dapat memberikan beberapa dorongan untuk aktivitas di sektor perdagangan," ujar RBA, seperti dilansir dari AFP, Jumat (7/2/104).

"Prospek untuk tahun depan atau lebih mencerminkan penurunan substansial dalam investasi pertambangan dan pengendalian fiskal yang direncanakan (pemerintah)," tambah RBA.

Bank mempertahankan suku bunga di rekor terendah 2,50 persen untuk bulan kelima berturut-turut pada pekan ini. Sementara dolar Australia telah melemah 12 persen dalam enam bulan terakhir, memberikan beberapa bantuan terhadap industri perdagangan menjadi lebih kompetitif dalam ekspor.

Di sisi lain, RBA mengatakan, inflasi akan mencapai 3,25 persen pada tahun sampai 30 Juni, melebihi target di kisaran 2-3 persen, karena harga tembakau dan bahan bakar naik.

Transisi ekonomi dari ketergantungan pertambangan mendorong angka pengangguran mencapai 5,8 persen, dengan ekonomi menumpahkan 22.600 pekerjaan pada Desember 2013. Pemerintah memperkirakan pertumbuhan PDB dari 2,5 persen pada tahun sampai 30 Juni dan pengangguran mencapai puncak di angka 6,0 persen.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Australia Larang Ekspor...
Australia Larang Ekspor Alumina ke Rusia, Moskow Bakal Kelimpungan?
Perang Dingin, China...
Perang Dingin, China Bekukan Dialog Ekonomi dengan Australia
Kemitraan Ekonomi Indonesia-Australia...
Kemitraan Ekonomi Indonesia-Australia Mulai Berlaku Minggu Ini
China Bekukan Dialog...
China Bekukan Dialog Ekonomi, Mendag Australia Mengaku Kecewa
Resmi Resesi, Ini yang...
Resmi Resesi, Ini yang Dialami Masyarakat Australia
Terbongkar! Ini Alasan...
Terbongkar! Ini Alasan Sebenarnya China Tekan Ekspor Australia
Berita Terkini
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
57 menit yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
1 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
2 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
2 jam yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
2 jam yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
2 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved