Program impor sapi indukan sepi peminat

Jum'at, 07 Februari 2014 - 17:21 WIB
Program impor sapi indukan...
Program impor sapi indukan sepi peminat
A A A
Sindonews.com - Program impor sapi betina produktif (indukan) yang digelar Kementerian Perdagangan (Kemendag) kemungkinan akan diundur dan baru direalisasikan semester II-2014 lantaran sepinya minat dari importir.

Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Bachrul Chairi mengungkapkan, pihaknya telah membuka izin impor untuk sapi indukan minimal sebanyak 1 juta ekor. Sayangnya, hingga saat ini pengajuan impor sapi indukan hingga yang telah diterima pihaknya baru berjumlah 1.000 ekor oleh satu perusahaan.

"Ada dari mereka yang sudah siap, memang dia punya, tinggal nambah. Tapi bagi yang lain, perkiraannya baru dilaksanakan semester II," terang Bachrul di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (7/2/2014).

Dikatakannya, program itu sendiri sengaja digelar Kementerian Perdagangan guna memenuhi kurangnya pasokan sapi dari dalam negeri. Dimana, kurangnya pasokan ini sering kali menjadi salah satu biang keladi mengapa harga daging sapi relatif tinggi di pasar dalam negeri.

Dari data yang berhasil dihimpun pihaknya, sepanjang 2014, kebutuhan daging nasional sebanyak 575.000 ton. Sementara, produksi dalam negeri diperkirakan mencapai 443.000 ton. Artinya, masih ada kekurangan hingga sekitar 132.000 ton.

Di sisi lain, dirinya melihat, permasalahan infrastruktur dipandang masih menjadi kendala utama mengapa minat importir masih sangat minim menyambut program tersebut.

"Itu kan harus ada persiapan. Ini kan manajemen sapi indukan berbeda dengan manajemen sapi penggemukan atau pembibitan. Jadi mereka kan harus siapkan kandangnya, makanannya lebih banyak, ini kan harus ada. Mereka sendiri sedang mempersiapkan itu," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
5 Ide Olahan Daging...
5 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah, Praktis dan Lezat
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
25 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
54 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
3 Efek Tarif Impor Donald...
3 Efek Tarif Impor Donald Trump Terhadap Harga Emas Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved