5 Negara Penguasa Harta Karun Logam Tanah Jarang di Dunia

Kamis, 17 April 2025 - 12:18 WIB
loading...
5 Negara Penguasa Harta...
China masih produsen tanah jarang teratas dan juga memegang cadangan tanah jarang terbesar. Lalu negara mana saja yang masuk dalam daftar lima besar di dunia sebagai pemilik harta karun logam tanah jarang. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - China merupakan produsen logam tanah jarang teratas dan juga memegang cadangan tanah jarang terbesar. Lalu negara mana saja yang masuk dalam daftar lima besar di dunia sebagai pemilik harta karun logam tanah jarang.

Mineral langka tanah jarang menjadi sorotan didukung oleh fundamental penawaran dan permintaan yang kuat saat dunia menuju era ekonomi baru, ketika fokus pada energi bersih dan kemajuan teknologi. Tetapi dengan meningkatnya kekhawatiran rantai pasokan, ada baiknya melihat negara mana saja yang memiliki cadangan tanah jarang tertinggi.

Banyak produsen tanah jarang utama dunia memiliki cadangan besar, tetapi beberapa negara dengan cadangan tinggi memiliki output yang rendah. Baca Juga: Bakal Jadi Pesaing China, Negara Ini Menemukan Deposit Logam Tanah Jarang 20 Juta Ton

Contohnya - tambang di Brasil hanya menghasilkan 20 metrik ton (MT) unsur tanah jarang pada tahun 2024, tetapi cadangan tanah jarang Brasil adalah yang tertinggi kedua di dunia. Negara-negara seperti ini bisa menjadi pemain yang lebih besar di masa depan.

Berikut adalah ikhtisar cadangan tanah jarang berdasarkan negara, dengan fokus pada lima negara yang cadangannya lebih dari 1 juta metrik ton. Data diambil dari laporan terbaru Survei Geologi AS tentang unsur tanah jarang.

Ini 5 Negara Teratas Pemilik Cadangan Logam Tanah Jarang Terbesar

1. China

Cadangan tanah jarang: 44 juta metrik ton

Tidak mengherankan, China memiliki cadangan tanah jarang tertinggi sebesar 44 juta metrik ton (MT). Negara ini juga merupakan produsen tanah jarang terkemuka di dunia pada tahun 2024, usai menghasilkan 270.000 MT.

Meskipun sudah memegang posisi teratas, China tetap fokus untuk memastikan bahwa cadangan tanah jarangnya tetap tinggi. Kembali pada tahun 2012, negara Asia itu sempat menyatakan bahwa cadangannya menurun. Namum kemudian mengumumkan pada tahun 2016 bahwa mereka akan meningkatkan cadangan domestik dengan membangun persediaan komersial dan nasional.

Negara ini juga cukup ketat memantau penambangan tanah jarang ilegal selama beberapa tahun, menutup tambang tanah jarang ilegal atau yang tidak sesuai lingkungan dan membatasi produksi dan ekspor. Batas produksi ini telah dilonggarkan, dan dalam beberapa tahun terakhir China telah menaikkan kuota penambangan beberapa kali.

Dominasi China dalam produksi dan cadangan unsur tanah jarang telah menyebabkan masalah. Harga tanah jarang melonjak ketika negara itu memangkas ekspor pada tahun 2010.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Cadangan Mineral Tanah Jarang Terbesar Dunia, Ada Tetangga Indonesia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Rekomendasi
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved