IHSG diprediksi lanjutkan penguatan

Senin, 10 Februari 2014 - 08:26 WIB
IHSG diprediksi lanjutkan...
IHSG diprediksi lanjutkan penguatan
A A A
Sindonews.com - Mengawali perdagangan pekan ini, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi kembali menguat melanjutkan lajunya pada perdagangan akhir pekan lalu, yang ditutup positif sejalan dengan bursa regional Asia lainnya yang juga berada dalam tren positif di hari yang sama.

"IHSG sendiri kami perkirakan akan berpeluang melanjutkan penguatannya mengikuti tren positif bursa dunia tersebut dengan kisaran pergerakan pada level support 4.446 - 4.453 dan level resistance 4.487-4.494," terang Research Analyst PT Danpac Sekuritas Teuku Hendry Andrean, Senin (10/2/2014).

Tren positif bursa Asia ini, lanjut dia, tampaknya mengikuti tren positif bursa global malam sebelumnya dipicu oleh penurunan klaim pengangguran AS yang melebihi ekspektasi pasar dan memberikan optimisme kepada investor terhadap prospek data tenaga kerja vital AS nonfarm payrolls yang akan dirilis.

Penguatan IHSG kali ini dimotori oleh mayoritas penguatan sektor industri di dalamnya kecuali sektor infrastruktur dan konsumer. Sementara investor asing kembali membukukan net buying senilai Rp623,49 miliar akhir pekan lalu.

Bursa global pada perdagangan akhir pekan lalu kembali ditutup dalam kondisi positif dimana bursa Eropa dan bursa AS kembali ditutup merata akhir pekan lalu dengan bursa AS kembali ditutup dengan rata-rata penguatan lebih dari 1 persen.

Penguatan bursa AS pada akhir pekan lalu terbilang cukup mengejutkan karena kondisi nonfarm payrolls per Januari 2014 ternyata tumbuh dibawah ekspektasi pasar, yaitu dari 75.000 di Desember 2013 menjadi 113.000 di Januari 2014 atau di bawah level konsensus yang ada di level 185.000.

Namun tampaknya investor di AS melihat sisi positif dari penurunan tingkat pengangguran (unemployment rate) per Januari dari 6,7 persen di bulan Desember 2013 menjadi 6,6 persen di bulan Januari 2014. Sementara level konsensus berada pada level 6,7 persen dan sisi positif dari masih adanya peningkatan pada indeks nonfarm payrolls tersebut.

Sementara penutupan positif bursa eropa dipengaruhi oleh sentimen positif penguatan bursa AS tersebut serta penguatan saham-saham berbasis tambang dimotori oleh Arcelormittal dan Vedanta Resources setelah kedua perusahaan baja tersebut memaparkan outlook 2014 yang cukup optimis.

"Penguatan bursa global tersebut kami perkirakan berpeluang membuat bursa Asia bergerak dalam tren positif awal pekan ini," pungkas dia.

Sementara saham yang direkomendasikan untuk dicermati pada hari ini, diantaranya PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT United Tractors Tbk (UNTR) dan PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI).
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Skenario IHSG untuk...
Skenario IHSG untuk Bertahan di Level 6.300
Rilis Neraca Dagang...
Rilis Neraca Dagang Pengaruhi Pergerakan IHSG Hari Ini
IHSG Akhir Pekan Dibuka...
IHSG Akhir Pekan Dibuka Merayap, Naik Tipis 5,30 Poin
Investor Asing Tak Lagi...
Investor Asing Tak Lagi Borong Saham, IHSG jadi Loyo
Seharian Bergeming di...
Seharian Bergeming di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke 6.289
Ada Peluang IHSG Terkoreksi...
Ada Peluang IHSG Terkoreksi Hari Ini, Bergerak Terbatas 6.123-6.288
Berita Terkini
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
20 menit yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
36 menit yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
1 jam yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
1 jam yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
2 jam yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
2 jam yang lalu
Infografis
Negara Asia yang Diprediksi...
Negara Asia yang Diprediksi akan Terlibat Perang Dunia 3
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved