Ekonomi Terbesar Eropa Mandek, Berpotensi Jatuh dalam Resesi

Sabtu, 21 September 2024 - 09:00 WIB
loading...
Ekonomi Terbesar Eropa...
Ekonomi Jerman terus menyusut selama dua tahun terakhir dan berpotensi mandek bahkan turun selama sisa tahun ini. FOTO/Ilustrasi/Dok.
A A A
JAKARTA - Ekonomi Jerman yang telah menyusut selama dua tahun terakhir berpotensi terus mandek selama sisa tahun ini karena terus bergulat dengan kelesuan ekonomi. Menurut survei yang dilakukan Bloomberg, ekonomi terbesar Uni Eropa (UE) itu bahkan telah mandek dalam tiga bulan hingga September.

Hal itu menandai penurunan yang lebih dalam dari yang perkiraan. Para ekonom telah mulai menurunkan perkiraan mereka untuk tahun ini, dengan beberapa sekarang melihat stagnasi yang berlarut-larut atau bahkan penurunan lagi.

Baca Juga: 134 Negara Jajaki Mata Uang Digital, Dolar AS dalam Bahaya Besar

"Meskipun kami memperkirakan pasar akan melihat pemulihan ringan pada akhir tahun 2024 dan tahun 2025, sebagian besar akan bersifat siklus, dengan risiko penurunan tetap akut," ungkap Analis di FrontierView Martin Belchev kepada Bloomberg.

Dia memperingatkan bahwa sektor otomotif yang terpuruk akan semakin memperburuk tekanan ke bawah pada pertumbuhan karena empat produsen mobil Jerman teratas telah mengalami penurunan dua digit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Rekomendasi
BNPB Bangun 238 Huntap...
BNPB Bangun 238 Huntap bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
BINUS Career Bekali...
BINUS Career Bekali Mahasiswa dan Alumni Strategi Hadapi Dunia Kerja yang Kian Kompetitif
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Berikut Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Berita Terkini
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Infografis
Kelas Menengah Terancam...
Kelas Menengah Terancam Jatuh Miskin, Beban Ekonomi Makin Berat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved