Medco Energi garap ladang migas di Papua Nugini

Senin, 10 Februari 2014 - 18:55 WIB
Medco Energi garap ladang...
Medco Energi garap ladang migas di Papua Nugini
A A A
Sindonews.com - PT Medco Energi International Tbk (MEDC) mengambil alih saham Moonbi Energi Limited sebagai operator wilayah kerja Blok Migas Junha Extension di Papua Nugini.

Direktur Utama MEDC, Lukman Mahfoedz mengatakan, pengambilalihan operator Blok Migas dilakukan setelah menyelesaikan perjanjian jual beli saham Moonbi Energi Ltd dengan Moonbi Enterprise Ltd. Maka, MEDC secara resmi memiliki 90 persen saham Moonbi Energi dan secara resmi mendapatkan izin untuk melakukan kegiatan eksplorasi di Blok Tersebut sesuai dengan Petroleum Prospecting (PPL) Nomor 470.

"Petroleum Prospecting terdiri dari empat Blok Onshore dengan luas 324 kilometer persegi dan berada di Papuan Fold Belt dekat dengan Lapangan Juha," kata dia di Jakarta, Senin (10/2/2014).

Lukman menjelaskan, PPL 470 menawarkan sistem royalti dengan bagian kontraktor mencapai 70 persen, sehingga memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan perusahaan. Selain itu, Lukman optimis MEDC dapat menggarap Blok Migas yang berada di Western Province Papua Nugini tersebut. "Kami optimis ke depan dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan," ujarnya.

Selain itu, akhir tahun lalu emiten minyak dan gas ini juga ekspansi di Lapangan Karim, Oman. Ekspansi ini merupakan kelanjutan beroperasinya pengembangan proyek minyak di Area 47 Libya dengan berdirinya Joint Operating Company (JOC), Nafush oil Operatin BV antara National Oil Corporation (NOC) Libya 51 persen, MEDC 2,4 persen dan Libya Invesment Authority (LIA) 24,5 persen.

Saat ini, Medco Energi International telah memiliki kepemilikan di delapan wilayah kerja migas yang ada di empat negara. Di lapangan Karim Oman kepemilikan perusahaan 51 persen. Kemudian di Area 47 Libya, memiliki working interest 50-50 persen dengan Libyan Investment Authority (LIA).

Selanjutnya, Medco memilki participating interest masing-masing 45 persen pada Blok 82 dan Blok 83 di Yaman digarab bareng dengan Kuwait Energy Company, Indian Oil Corporation Ltd dan Oil India Ltd.

Sedangkan di Amerika Serikat Medco Energy menggarap empat blok migas, yakni di Blok 317-318 East Cameron setelah melakukan akuisisi 100 persen dari Novus Petroleum Ltd pada 2004, Blok 64 dan 65 di wilayah Main Pass sejak akuisisi dari Novus Petroleum Ltd.

Kemudian Blok 758 di Wilayah Mustang Island setelah mengakuisisi 43,75 persen hak partisipasi dari Rampant Lion Energy LLC, dan Blok 437 di wilayah Brazos setelah mengakuisisi 100 persen hak partisipasi dari Centaurus Gulf of Mexico LLC pada 2006.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kuartal III-2023, MedcoEnergi...
Kuartal III-2023, MedcoEnergi Bukukan Laba Bersih Rp3,6 Triliun
Dukung Keandalan Listrik...
Dukung Keandalan Listrik Sumatera, GE Pasok Turbin Gas untuk PLTGU Riau
Pengusaha Arifin Panigoro...
Pengusaha Arifin Panigoro Meninggal Dunia, Dirut Medco: Mohon Dimaafkan Bila Ada Salah
MedcoEnergi Dorong Investasi...
MedcoEnergi Dorong Investasi Hijau dalam Transisi Energi di Asia Tenggara
Komitmen ESG di Tiga...
Komitmen ESG di Tiga Pilar Medco Energi untuk Perkuat Bisnis Berkelanjutan
Pertegas Komitmen ESG,...
Pertegas Komitmen ESG, Skor MSCI MedcoEnergi Naik ke AA
Berita Terkini
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
24 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
35 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
59 menit yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
1 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved