Pengangguran di Australia tertinggi dalam 10 tahun

Kamis, 13 Februari 2014 - 12:34 WIB
Pengangguran di Australia...
Pengangguran di Australia tertinggi dalam 10 tahun
A A A
Sindonews.com - Angka pengangguran di Australia naik ke level tertinggi dalam lebih dari 10 tahun pada Januari 2014. Hal ini memacu spekulasi para pedagang terhadap taruhan kenaikan suku bunga dan mengirim dolar Australia (Aussie) ke penurunan terbesar dalam hampir tiga pekan.

Dilansir dari Bloomberg, Kamis (13/2/2014), Biro Statistik Australia mencatat tingkat pengangguran naik menjadi 6 persen dari 5,8 persen di bulan sebelumnya. Sementara perkiraan median dalam survei Bloomberg News adalah peningkatan sebesar 5,9 persen. Jumlah orang yang dipekerjakan turun 3.700.

Langkah Toyota Motor Corp, General Motors Co dan Ford Motor Co yang akan menutup pabrik menambah beban masalah pekerjaan di Australia, akibat biaya produksi tinggi dan mata uang lebih kuat membuat mereka tidak kompetitif. Diperkirakan sebanyak 50.000 orang dari unit mobil dan suku cadang industri Australia kehilangan pekerjaan.

Jumlah pekerjaan penuh-waktu turun 7.100 pada Januari dan paruh waktu meningkat sebesar 3.400. Tingkat partisipasi di Australia, ukuran angkatan kerja dalam proporsi populasi tidak berubah di angka 64,5 persen pada Januari dari revisi bulan sebelumnya.

Pengangguran melonjak menjadi 5,1 persen di negara kaya sumber daya Australia Barat, dari 4,6 persen pada bulan sebelumnya. Lonjakan 6,1 persen dari 5,9 persen terjadi di Queensland. Sementara di Victoria, pengangguran naik menjadi 6,4 persen dari 6,2 persen pada Desember lalu.

RBA memotong target cash-rate overnight sebesar 2,25 persentase poin ke rekor terendah 2,5 persen untuk membantu mengimbangi mata uang dan memacu industri pertambangan di luar, di mana booming investasi melemah.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Australia Larang Ekspor...
Australia Larang Ekspor Alumina ke Rusia, Moskow Bakal Kelimpungan?
Perang Dingin, China...
Perang Dingin, China Bekukan Dialog Ekonomi dengan Australia
Kemitraan Ekonomi Indonesia-Australia...
Kemitraan Ekonomi Indonesia-Australia Mulai Berlaku Minggu Ini
China Bekukan Dialog...
China Bekukan Dialog Ekonomi, Mendag Australia Mengaku Kecewa
Resmi Resesi, Ini yang...
Resmi Resesi, Ini yang Dialami Masyarakat Australia
Terbongkar! Ini Alasan...
Terbongkar! Ini Alasan Sebenarnya China Tekan Ekspor Australia
Berita Terkini
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
10 menit yang lalu
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
33 menit yang lalu
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
44 menit yang lalu
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
1 jam yang lalu
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
1 jam yang lalu
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved