Rute penerbangan tutup, tiket kereta api ludes

Jum'at, 14 Februari 2014 - 13:49 WIB
Rute penerbangan tutup,...
Rute penerbangan tutup, tiket kereta api ludes
A A A
Sindonews.com - Ditutupnya tiga bandara dan dibatalkannya sejumlah jadwal penerbangan menuju Yogyakarta, Solo, Surabaya dan sekitarnya akibat meletusnya Gunung Kelud di Kediri, Jawa Timur pada Kamis (13/2/2014) malam, menyebabkan lonjakan permintaan moda tranportasi kereta api.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Ignasius Jonan mengatakan, lonjakan terutama terjadi pada rute-rute yang akses penerbangannya ditutup akibat diserbu abu vulkanik dari letusan Gunung Kelud tersebut.

"Semua yang menuju timur (wilayah yang tertutup debu vulkanik seperti Yoogyakarta, Solo, Surabaya dan sekitarnya) tiketnya sudah habis. Arah sebaliknya juga," kata Jonan saat dihubungi Sindonews, Jumat (14/2/2014).

Sebelumnya, karena jarak pandang yang terbatas akibat kabut tebal yang timbul oleh letusan tersebut maka manajemen perseroan telah menginstruksikan para masinisnya untuk mengurangi kecepatan laju sesuai dengan kondisi di lapangan.

"Jarak pandangnya terbatas. Jadi kita minta masinis untuk mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan waktu melintasi Solo, Yigyakarta, dan sekitarnya," ujar Kepala Humas PT KAI Sugeng Priyono.

Sementara, Kepala Pusat Data BNPB, Sutopo Purwonugroho melaporkan, dampak erupsi Gunung Kelud telah menyebabkan hujan abu merata di beberapa wilayah di luar dari daerah terdekat dari Gunung Kelud.

Erupsi Gunung Kelud pada Kamis (13/2) pukul 23.30 wib setinggi 17 km dan melontarkan jutaan meter kubik abu vulkanik dan pasir. BMKG menganalisis, abu dan pasir pada lapisan 1.500 m terbawa ke arah Timur Laut, pada lapisan 5.000 m ke arah Barat Laut dan pada 9.000 m ke arah barat.

"Material abu dan pasir tersebut melayang-layang di atmosfer dan menyebar di daerah yang jauh dari Gunung Kelud. Wilayah barat lebih banyak terjadi hujan abu dan pasir seperti di Pacitan, Ponorogo, Wonogiri, Bantul, Yogya, Sleman, Kulon Progo, Purworejo, Kebumen, Solo, Boyolali, Salatiga, Temanggung dan sebagainya yang terkena abu dan pasir belakangan waktunya," papar dia.

Sedangkan di bagian timur, hujan abu hingga Malang, Surabaya, Banyuwangi dan Ampenan NTB. "Dampak hujan abu dan pasir ini menyebabkan 40 penerbangan dari Bandara Juanda, Bandara Adi Sucipto Yogya dan Bandara Adi Sumarmo Solo tertudan menunggu situasi semakin kondusif," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
18 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
24 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
29 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
29 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
2 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
3 jam yang lalu
Infografis
Kisah Jalur KRL Jabodetabek,...
Kisah Jalur KRL Jabodetabek, Diawali Rute Tanjung Priok-Jatinegara Pada 1924
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved