Pfizer Indonesia utamakan kualitas dan inovasi

Jum'at, 14 Februari 2014 - 19:05 WIB
Pfizer Indonesia utamakan...
Pfizer Indonesia utamakan kualitas dan inovasi
A A A
Sindonews.com - Public Affairs & Communications Director PT Pfizer Indonesia, Widyaretna Buenastuti mengemukakan, sebagai salah satu perusahaan kesehatan terbesar di dunia pihaknya berupaya mengembangkan produk dengan mempertahankan kualitas dan inovatif.

"Di Indonesia, kita berada di urutan keempat. Namun, saat ini industri di dalam negeri menjadi anomali. Di mana 80 persen industri farmasi dikuasai perusahaan lokal, sedangkan perusahaan asing 20 persen. Yaitu, sekitar 150 perusahaan lokal dan 26 perusahaan asing," ujar Widyaretna saat berkunjung ke Gedung Sindo, Jakarta, Jumat (14/2/2014).

Dia mengungkapkan, secara global market share perusahaan belum memiliki angka penjualan signifikan dibandingkan negara asalnya, Amerika Serikat (AS). Namun di Asia, Pfizer Indonesia berada di atas Vietnam dan India.

"Produk kita adalah segmented. Obat kebanyakan berdasarkan resep. Adapun untuk obat generik kita masih mengembangkannya," ujar Widyaretna.

Dia menuturkan sebagai perusahaan multinasional pihaknya tidak bisa berangkat sendiri. Semua langkah perusahaan berdasarkan kebijakan global. Adapun mengenai pengembangan di Indonesia masih terkendala peraturan dan perizinan terkait perusahaan PMA (penanaman modal asing).

Widyaretna menambahkan, perusahaannya telah melaksanakan kepatuhan lingkungan. Salah satunya dengan melakukan daur ulang air hasil limbah, dengan semangat go green, mulai dari penggunaan lampu, turbin sampai dengan AC. "Bahkan, air dari hasil daur ulang dapat dipakai memelihara ikan koi," paparnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Transformasi Layanan...
Transformasi Layanan Farmasi Jadi Fokus PIT dan Mukernas HISFARSI 2026 di Pekanbaru
Strategi dan Inovasi...
Strategi dan Inovasi Merck Indonesia di Tengah Gempuran COVID-19
Strategi Bayern dalam...
Strategi Bayern dalam Dorong Pertumbuhan Bisnis Farmasi dan Sains di Masa Depan
SwipeRx Sukses Gelar...
SwipeRx Sukses Gelar IPEC 2026 ke-IV, Satukan Lebih dari 1.500 Apoteker dalam Ajang Farmasi Terbesar di Indonesia
Miliki Logo Baru, Pyridam...
Miliki Logo Baru, Pyridam Farma Terus Berinovasi
EPO Daewoong Infion...
EPO Daewoong Infion Disebut Dapat Hemat Harga Obat Asuransi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved