Indeks S&P berakhir menguat, Dow melemah

Rabu, 19 Februari 2014 - 08:51 WIB
Indeks S&P berakhir...
Indeks S&P berakhir menguat, Dow melemah
A A A
Sindonews.com - Indeks S&P 500 pada perdagangan hari Selasa waktu setempat berakhir menguat dan menjadi kenaikan terbesar mingguan di Wall Street tahun ini didukung aktivitas merger.

Sementara laporan ekonomi yang mengecewakan baru-baru ini diabaikan lantaran dinilai karena faktor cuaca. Adapun tingkat pembangunan rumah di Amerika Serikat (AS) mengalami penurunan terbesar pada bulan Februari dan menggambarkan bahwa sektor manufaktur di bawah proyeksi.

"Kita melihat cuaca sebagian besar mempengaruhi data ekonomi, terutama yang berhubungan dengan konsumen," kata analis riset Fort Pitt Capital Group Kim Forrest seperti dilansir Reuters, Rabu (19/2/2014).

Adapun saham Forest Laboratories (FRX.N) menjadi sektor pendorong terbesar kenaikan indeks S&P 500 setelah Actavis (ACT.N) mengatakan akan mengakuisisi perusahaan farmasi tersebut dalam bentuk tunai maupun saham senilai USD25 miliar.

Saham Forest Labs melonjak 27,5 persen menjadi USD91,04. Saham saham produsen obat generik Teva (TEVA.N) naik 3,3 persen menjadi USD45,67 dan Mylan (MYL.O) melonjak 4,8 persen menjadi 48,30.

Sementara Indeks Dow Jones ditutup turun 23,99 poin atau 0,15 persen menjadi 16.130,40; indeks S&P 500 naik 2,13 poin atau 0,12 persen menjadi 1.840,76 dan Nasdaq menguat 28,758 poin atau 0,68 persen menjadi 4.272,783.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
7 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
7 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
8 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
8 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
9 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
9 jam yang lalu
Infografis
Sistem Pertahanan S-400...
Sistem Pertahanan S-400 India Dihancurkan oleh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved