CBM dan shale gas tidak masuk neraca gas

Kamis, 20 Februari 2014 - 10:37 WIB
CBM dan shale gas tidak...
CBM dan shale gas tidak masuk neraca gas
A A A
Sindonews.com - Pemerintah tengah merevisi Neraca Gas Indonesia. Dalam neraca terbaru nantinya, produksi gas non konvensional seperti gas metana batubara (CBM) dan shale gas, tidak dimasukkan dalam perhitungan karena produksinya yang masih minim.

“Untuk sementara CBM belum dimasukkan dalam neraca gas karena dari 54 PSC, hanya 1-2 saja yang telah berproduksi. Tapi produksinya kan kecil juga, cuma nol koma,” ujar Direktur Pembinaan Program Migas Kementerian ESDM Naryanto Wagimin dilansir dari situs Ditjen Migas, Kamis (20/2/2014).

Sementara untuk shale gas, lantaran di Indonesia baru saja mulai dikembangkan, belum ada lapangan yang berproduksi.

“Kita jangan membandingkan dengan shale gas di Amerika. Mereka sekarang produksinya banyak. Tapi pengembangannya sudah dilakukan sejak 20 tahun lalu,” tambah Naryanto.

Dalam revisi neraca gas ini, menurut Naryanto, dilakukan update dari sisi permintaan dan pasokan hingga sekitar 20 tahun ke depan. Selain itu, juga dilakukan pemetaan infrastruktur untuk mendukung pengembangan gas di Indonesia.

“Dulu infrastruktur kita sederhana. Siapa yang butuh gas, kita kasih. Tidak bersistem,” ujarnya.

Neraca gas ini rencananya akan diperbarui tiap tahun atau jika ditemukan cadangan migas baru dan peningkatan konsumsi yang signifikan. Neraca gas merupakan gambaran kemampuan pasokan dan kebutuhan gas bumi nasional yang diharapkan dapat menjadi acuan dalam rangka menjamin kebutuhan gas bumi.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
2 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
2 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved