Wall Street menguat didukung data manufaktur AS

Jum'at, 21 Februari 2014 - 09:00 WIB
Wall Street menguat...
Wall Street menguat didukung data manufaktur AS
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di Wall Street pada Kamis waktu setempat berakhir menguat menyusul data manufaktur Amerika Serikat (AS) naik tertinggi dalam hampir empat tahun terakhir. Penguatan juga didukung naiknya saham Facebook dan Tesla pada rekor tertinggi.

Aktivitas manufaktur AS berdasarkan Markit Manufacturing PMI pada Februari mengalami laju tercepat dalam hampir empat tahun. Sementara klaim asuransi pengganguran juga tercatat turun pada pekan terakhir dan menjadi sinyal positif bagi pasar tenaga kerja, namun The Fed Philadelphia melihat bahwa aktivitas manufaktur secara tak terduga mengalami kontraksi pada bulan ini.

"Jumlah Manufacturing Purchasing Managers Index (PMI) AS mungkin tidak sebagus kelihatannya, tapi angkanya cukup bagus. Secara keseluruhan, saya pikir data sedikit mendorong penguatan saham," kata Kepala Alokasi Aset ING Investment Management Paul Zemsky seperti dilansir Reuters, Jumat (21/2/2014).

Sementara raksasa jejaring sosial Facebook (FB.O) ditutup naik 2,3 persen menjadi USD69,63 setelah menyatakan akan membeli WhatsApp. Sedangkan, saham Tesla (TSLA.O) naik 8,4 persen menjadi USD209,97.

Indeks Dow Jones semalam ditutup naik 92,67 poin atau 0,58 persen ke 16.133,23; S&P 500 naik 11,03 poin atau 0,60 persen menjadi 1.839,78 dan Nasdaq menguat 29,591 poin atau 0,7 persen menjadi 4.267,545.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
9 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
9 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
9 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
10 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
10 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved