Kemenpera resmikan rusunawa pondok pesantren di Demak

Minggu, 23 Februari 2014 - 12:47 WIB
Kemenpera resmikan rusunawa...
Kemenpera resmikan rusunawa pondok pesantren di Demak
A A A
Sindonews.com - Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz bersama Bupati Demak Dachirin Said meresmikan pemanfaatan Rusunawa untuk sejumlah pondok pesantren dan 14 lokasi pembangunan sarana mandi, cuci, kakus (MCK) Komunal di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Pembangunan hunian vertikal dan MCK komunal tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dan para santri di lingkungan pondok pesantren agar terbiasa hidup bersih serta mencintai kebersihan.

"Hari ini saya meresmikan pemanfaatan Rusunawa serta 14 MCK Komunal yang bisa digunakan oleh para santri dan masyarakat sekitar pondok pesantren di Kabupaten Demak. Saya berharap bangunan ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya agar terwujud lingkungan tempat tinggal yang bersih dan nyaman," ujar Djan dalam rilisnya di Jakarta, Minggu (23/2/2014).

Menurut dia, pembangunan Rusunawa dan MCK Komunal merupakan salah satu wujud nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat berpenghasilan rendah serta lembaga pendidikan seperti pondok pesantren yang belum memiliki sarana sanitasi yang memadai.

Rusunawa yang dibangun Kemenpera di Ponpes juga bisa dijadikan sarana tempat tinggal para santri yang lebih layak dan MCK Komunal juga bisa dimanfaatkan para santri bersama dengan masyarakat sekitar pondok pesantren.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, sebelum dirinya menjadi jadi Menpera bantuan yang diberikan pada kalangan Ponpes hanya delapan unit Rusunawa saja. Namun setelah dipercaya menjadi Menpera, dirinya berupaya agar bantuan yang di berikan kepada lembaga pendidikan Ponpes di perbesar mengingat jumlah santri yang belajar juga cukup banyak dan mereka juga memiliki lahan yang memadai untuk pembangunan ke dua program tersebut.

"Saat saya dipercaya menjadi Menpera, pembangunan Rusunawa untuk lembaga pendidikan Ponpes tahun 2012 ditingkatkan menjadi 87 Rusunawa dan 2013 lalu sejumlah 127 Rusunawa. Sedangkan tahun 2014 kita targetkan bangun 360 Rusunawa untuk kalangan pondok pesantren dan jumlah bantuannya disesuaikan dengan jumlah santri dan lahan yang tersedia," terangnya.

Luas bangunan Rusunawa Ponpes Al Ishlah, Demak seluas 1.246 meter setinggi dua lantai dan dapat menampung sekitar 112 santri. Ke depan, Kemenpera juga mengusahakan bantuan dari Islamic Development Bank (IDB) untuk sarana tempat tidur dan lemari pakaian bagi para santri.

"Semakin besar bangunan Rusunawa tentunya jumlah santri yang ditampung semakin besar. Saya berharap para santri bisa belajar lebih layak karena mereka juga belajar agama Islam dan menjadi generasi penerus bangsa Indonesia di masa depan," harapnya.

Terkait dengan program penanganan kawasan kumuh, imbuh Menpera, dirinya mengakui bahwa hal itu sekilas seperti tumpang tindih dengan program serupa yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

Namun demikian, pembangunan MCK Komunal juga menjadi salah satu bagian dari Program Bantuan Stimulan Pembangunan Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh (BSPK) dibangun di daerah lokasi penerima bantuan bedah rumah juga mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat.

"Tahun 2013 jumlah MCK Komunal yang dibangun sekitar 750 unit. Sedangkan 2014 ini diperkirakan dapat terbangun 1.600 unit MCK untuk seluruh Ponpes di Indonesia. Melalui program ini kami berharap masyarakat bisa lebih cinta kebersihan lingkungan," katanya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menteri Basuki Minta...
Menteri Basuki Minta Jangan Tutupi Hak Konsumen Saat Beli Rumah
PNS Pensiun dan Ahli...
PNS Pensiun dan Ahli Waris Siap-siap! BP Tapera Akan Kembalikan Dana Taperum
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Bantuan Subsidi Perumahan 380.376 Unit di 2021
Percepat Pembangunan...
Percepat Pembangunan SPAM Djuanda, Kementerian PUPR Beri Waktu 2 Minggu Prakualifikasi Lelang
PUPR Bangun Fasilitas...
PUPR Bangun Fasilitas Kesehatan dan Pendidikan Pasca Bencana Gempa Sulteng
Ini Perkembangan Tol...
Ini Perkembangan Tol Semarang-Demak untuk Dukung Kawasan Industri dan Wisata Religi
Berita Terkini
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
1 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
2 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
3 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
4 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved