Gagal jadi PNS, pemuda Sulbar didorong berwirausaha

Minggu, 23 Februari 2014 - 18:45 WIB
Gagal jadi PNS, pemuda...
Gagal jadi PNS, pemuda Sulbar didorong berwirausaha
A A A
Sindonews.com - Belum lama ini pemerintah telah mengumumkan tenaga kontrak yang lolos menjadi CPNS melalui jalur K2, ribuan orang tidak lulus dalam pengumuman tersebut.

Menyikapi hal itu, tenaga kontrak terutama yang masih muda diminta agar tidak larut dalam kesedihan, tetapi mencoba peluang lain untuk masa depan, yakni berwirausaha.

Dorongan agar pemuda tidak semata bercita–cita jadi PNS itu mengemuka dalam pelatihan kewirausahaan pemuda bertema “Mandiri Melalui Wirausaha“ yang digelar Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Dispora) Sulbar, di Majene, Minggu (23/2/2014).

Menurut Abdul Rahman, salah seorang pengusaha muda yang menjadi narasumber, jaminan masa depan tidaklah harus menjadi PNS, apalagi kuota PNS terbatas. Bidang lain, kata dia, juga dapat menjadi sandaran hidup, yakni berwirausaha.

Dia menuturkan, penerimaan untuk menjadi PNS oleh pemerintah sangat terbatas sehingga tidak semua lulusan sekolah atau sarjana akan diangkat jadi PNS.

"Jadi, pemuda sekarang ini harus kreatif dalam bidang lain, solusi mengatasi sempitnya peluang kerja menjadi PNS adalah berwirausaha,” ujar Rahman, yang merupakan direktur utama kelompok usaha Manjawaindo Group ini.

Dalam pelatihan itu, Rahman menceritakan usahanya membangun bisnis dari modal yang sedikit, kemudian berkembang secara bertahap, sehingga tidak lagi hanya menjadi sumber penghasilannya secara pribadi tapi juga dapat mempekerjakan orang lain.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Majene, Hamid Haris serta kepala bidang Kepemudaan Dispora Sulbar, Abdul Malik.

Hamid menyampaikan, pemuda harus selalu punya semangat, untuk itu kemampuan dan keterampilan yakni life skill harus terus ditingkatkan, seperti pesan mantan presiden Habibie, bahwa masa lalu, masa kini dan masa depan ditentukan oleh pemuda.

Seperti yang diketahui bersama, jumlah tenaga honorer yang mengikut seleksi K2 secara nasional mencapai 600 ribu orang lebih baik dari instansi pusat maupun daerah, yang diterima menjadi CPNS sebanyak hanya 30 persen atau sekira 200 ribu orang lebih.

Mengenai 70 persen yang gagal jadi CPNS melalui K2, pemerintah pusat belum memberikan petunjuk teknis ke daerah tentang penyalurannya.

Abdul Malik mengatakan, pelatihan kewirausahaan ini digelar sebagai salah satu upaya menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan di kalangan pemuda, sehingga diharapakan dengan jiwa kewirausahaan dan keterampilan, pemuda dapat mandiri.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelatihan Kewirausahaan...
Pelatihan Kewirausahaan Digital untuk UMKM
Bimbingan Kewirausahaan...
Bimbingan Kewirausahaan untuk Siswa SMA dan SMK
Sinergi PJI, Zurich,...
Sinergi PJI, Zurich, Starbucks, dan AIG Bawa Pelajar ke Kompetisi Wirausaha Global
Hasilkan Wirausaha Muda...
Hasilkan Wirausaha Muda Pemula, Kemenpora Kembali Gelar Kuliah Kewirausahaan
Libatkan Ribuan UMKM,...
Libatkan Ribuan UMKM, Pesta Wirausaha Nasional Akan Digelar di Bandung
Pelatihan Wirausaha...
Pelatihan Wirausaha Bantu Masyarakat Ciptakan Peluang Usaha Baru
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved