KAI prioritaskan penyelamatan aset triliunan rupiah

Rabu, 26 Februari 2014 - 18:07 WIB
KAI prioritaskan penyelamatan...
KAI prioritaskan penyelamatan aset triliunan rupiah
A A A
Sindonews.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI pada periode lima tahun mendatang mempunyai program prioritas, yaitu penyelamatan aset milik perseroan yang saat ini marak diserobot pihak swasta.

Direktur Utama KAI, Igansius Jonan mengatakan, perseroan akan fokus melawan mafia tanah yang menjualbelikan aset milik negara tersebut. Pihaknya tidak segan-segan membawa masalah ini hingga ke meja hukum, dengan tujuan menyelamatkan aset milik PT KAI.

"Jika dihitung jumlah aset PT KAI di berbagai daerah yang sedang dalam sengketa sebagai akibat penyerobotan oleh pihak swasta nilainya mencapai triliunan rupiah. PT KAI saat ini sedang berupaya menertibkan seluruh asetnya, mulai dari proses penertiban aset, administrasi aset hingga penertiban kontrak kerja sama dengan swasta," kata dia dalam rilisnya, Rabu (26/2/2014).

Menurutnya, negara terkesan tak berdaya menghadapi kekuatan pemilik modal yang menghalalkan berbagai cara demi mendapatkan aset-aset negara yang mereka incar. Anehnya, ketika upaya hukum ditempuh negara melalui instasi, lembaga dan BUMN terkait untuk menyelamatkan aset-asetnya, upaya hukum tersebut jarang berhasil atau dengan kata lain mereka selalu kalah.

"Dalam rangka penertiban aset-aset tersebut, PT KAI juga harus menempuh jalur hukum melalui pengadilan untuk mengembalikan aset yang telah diserobot swasta baik perorangan maupun korporasi," imbuhnya.

Hal ini menjadi salah satu program prioritas dari jajaran direksi PT KAI dalam rangka menyelamatkan aset-asetnya. Jika upaya hukum tidak dilakukan maka banyak sekali aset PT KAI yang akan beralih kepemilikan secara tidak sah atau tidak jelas proses peralihannya. Sehingga menyebabkan kerugian negara dalam jumlah triliunan rupiah.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
5 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
38 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved