Remittansi TKI 2013 capai Rp81,34 trilliun

Kamis, 27 Februari 2014 - 16:01 WIB
Remittansi TKI 2013...
Remittansi TKI 2013 capai Rp81,34 trilliun
A A A
Sindonews.com - Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Makasar Agus Bustami menyebutkan, remittansi atau dana yang dibawa masuk oleh pekerja migrant ke negara asalnya per Desember 2013 sebesar Rp81,34 triliun.

Pada waktu tersebut jumlah TKI yang bekerja di luar negeri sebanyak 6.598.552 orang dan bekerja di 142 negara.

"Para TKI itu berasal dari 392 kabupaten maupun kota se-Indonesia. Dari data itu terlihat jelas besarnya jumlah TKI dan remittansinya untuk Indonesia. Karena itu, perlu ada manajemen yang baik," katanya, Kamis (27/2/2014).

Pimpinan lembaga yang membawahi wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua ini melanjutkan, penempatan TKI asal Sulsel maupun Sulbar sebesar 95 persen. Umumnya bekerja di sektor formal seperti perkebunan kelapa sawit, manufaktur, industri, pelaut dan perhotelan.

Secara rinci disebutkan, tahun 2011 jumlah TKI tersebut sebanyak 22.917 orang dengan remit sebesar Rp10.472.900.988 dan 2012 sebanyak 6.324 orang dengan remittansi sebesar Rp5.586.548.518. Dan 2013 sebanyak 6.950 dengan remittansi sebesar Rp6.861.873.919.

"Pada 2012, kami sudah menuntaskan sebanyak 35 kasus. Dan 2013, sebanyak 23 kasus dengan satu kasus masih dalam proses," sebutnya.

BP2TKI hanya memberikan pelayanan dan perlindungan pada TKI legal. Artinya menggunakan dokumen resmi sesuai ketentuan yang berlaku.

Agus pun menyebutkan beberapa syarat, antara lain minimal berusia 18 tahun untuk sektor formal dan 21 tahun sektor non formal, sehat jasmani dan rohani, memiliki dokumen kependudukan, memiliki pasport, terdaftar pada Disnaker daerah masing-masing dan memiliki ID number line system pada Disnaker.

"Syarat lainnya normatif, seperti tidak buta huruf dan punya ketrampilan," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Strategi Perusahaan...
Strategi Perusahaan Jasa Remitansi Perluas Ekspansi Bisnis
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Berita Terkini
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
52 menit yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
9 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
10 jam yang lalu
Infografis
Mayjen Iwan Setiawan,...
Mayjen Iwan Setiawan, Jenderal Kopassus yang Capai Puncak Everest
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved