Bandara Minangkabau hari ini kembali normal
Sabtu, 01 Maret 2014 - 16:53 WIB
Bandara Minangkabau hari ini kembali normal
A
A
A
Sindonews.com - Sempat gagal terbang, hari ini aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) kembali normal. Kabut asap yang sempat menutup jarak pandang membuat pihak bandara menyetop sementara penerbangan.
"Memang kemarin maskapai Garuda Indonesia tujuan Jakarta dan Air Asia tujuan Malaysia tidak terbang. Hari ini kembali normal," ujar Kepala Divisi Operasional Angkasa Pura II, Djoko Sudarmanto, Sabtu (1/3/2014).
Menurut Djoko, sejak pagi hingga siang, seluruh maskapai baik domestik maupun internasional belum ada yang menunda penerbangan.
Sementara di Pekanbaru, Riau, Air Asia dan Garuda Indonesia telah membatalkan penerbangan. Hal tersebut disampaikan Airport Duty Manager Bandara Sultan Syarif (SSK) II Pekanbaru, Hasnan.
"Penerbangan yang di cancel itu, seperti Medan-Pekanbaru, Jakarta-Pekanbaru, Padang-Pekanbaru dan Batam-Pekanbaru dan itu pulang pergi," kata Hasnan.
Keputusan penundaan penerbangan Garuda di bandara Pekanbaru, karena sejak pagi tidak ada perkembangan baik. Jarak pandang masih 800 meter, di bawah ambang normal 1.000 meter.
"Memang kemarin maskapai Garuda Indonesia tujuan Jakarta dan Air Asia tujuan Malaysia tidak terbang. Hari ini kembali normal," ujar Kepala Divisi Operasional Angkasa Pura II, Djoko Sudarmanto, Sabtu (1/3/2014).
Menurut Djoko, sejak pagi hingga siang, seluruh maskapai baik domestik maupun internasional belum ada yang menunda penerbangan.
Sementara di Pekanbaru, Riau, Air Asia dan Garuda Indonesia telah membatalkan penerbangan. Hal tersebut disampaikan Airport Duty Manager Bandara Sultan Syarif (SSK) II Pekanbaru, Hasnan.
"Penerbangan yang di cancel itu, seperti Medan-Pekanbaru, Jakarta-Pekanbaru, Padang-Pekanbaru dan Batam-Pekanbaru dan itu pulang pergi," kata Hasnan.
Keputusan penundaan penerbangan Garuda di bandara Pekanbaru, karena sejak pagi tidak ada perkembangan baik. Jarak pandang masih 800 meter, di bawah ambang normal 1.000 meter.
(dmd)
Lihat Juga :