Subsidi kereta jarak jauh berlaku April
Senin, 03 Maret 2014 - 18:22 WIB
Subsidi kereta jarak jauh berlaku April
A
A
A
Sindonews.com - Subsidi kereta api penumpang jarak jauh yang dikontrak pemerintah kepada BUMN PT Kereta Api Indonesia (KAI) baru berlaku per April tahun ini.
Subsidi kereta jarak jauh yang dibayarkan dalam bentuk Public Service Obligation (PSO) tersebut senilai Rp167 miliar dari total subsidi yang diteken pemerintah melalui Kementerian Perhubungan senilai Rp1,22 triliun.
"Masyarakat yang telah memesan tiket sebelum bulan April 2014 masih menggunakan harga keekonomian. Jadi kontraknya baru berlaku April," kata Direktur PT KAI Ignatius Jonan, usai penandatanganan kontrak PSO 2014 bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan di Jakarta, Senin (3/3/2014).
Tahun ini pemerintah meneken kontrak PSO senilai Rp1,22 triliun dengan total penumpang mencapai 336 juta penumpang. Subsidi tersebut diprioritaskan kepada penumpang kereta komuter (KRL) dengan jumlah subsidi Rp641 miliar kepada 300 juta penumpang.
Sementara sisanya untuk kereta api ekonomi jarak jauh Rp167 miliar (4,8 juta penumpang), kereta ekonomi jarak sedang Rp94 miliar (4 juta penumpang), kereta ekonomi jarak dekat Rp284,1 miliar (22,4 juta penumpang) serta kereta api ekonomi lebaran Rp6,4 miliar (186 ribu penumpang).
Tahun lalu, subsidi kereta melalui kontrak PSO yang dibayarkan mencapai Rp682 miliar. Pembayarannya dilakukan per triwulan dan penyelesaian pembayaran kontrak tahun lalu baru selesai dua pekan lalu.
Direktur Lalulintas dan Angkutan Kereta, Hanggoro Budi Wiryawan mengungkapkan, pembayaran PSO akan dipercepat yakni per bulan setelah kontrak ditandatangani.
"Kami akan usahakan membayar lebih cepat yakni per bulan dibanding tahun lalu yang pembayarannya dilakukan per triwulan," kata Hanggoro.
Subsidi kereta jarak jauh yang dibayarkan dalam bentuk Public Service Obligation (PSO) tersebut senilai Rp167 miliar dari total subsidi yang diteken pemerintah melalui Kementerian Perhubungan senilai Rp1,22 triliun.
"Masyarakat yang telah memesan tiket sebelum bulan April 2014 masih menggunakan harga keekonomian. Jadi kontraknya baru berlaku April," kata Direktur PT KAI Ignatius Jonan, usai penandatanganan kontrak PSO 2014 bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan di Jakarta, Senin (3/3/2014).
Tahun ini pemerintah meneken kontrak PSO senilai Rp1,22 triliun dengan total penumpang mencapai 336 juta penumpang. Subsidi tersebut diprioritaskan kepada penumpang kereta komuter (KRL) dengan jumlah subsidi Rp641 miliar kepada 300 juta penumpang.
Sementara sisanya untuk kereta api ekonomi jarak jauh Rp167 miliar (4,8 juta penumpang), kereta ekonomi jarak sedang Rp94 miliar (4 juta penumpang), kereta ekonomi jarak dekat Rp284,1 miliar (22,4 juta penumpang) serta kereta api ekonomi lebaran Rp6,4 miliar (186 ribu penumpang).
Tahun lalu, subsidi kereta melalui kontrak PSO yang dibayarkan mencapai Rp682 miliar. Pembayarannya dilakukan per triwulan dan penyelesaian pembayaran kontrak tahun lalu baru selesai dua pekan lalu.
Direktur Lalulintas dan Angkutan Kereta, Hanggoro Budi Wiryawan mengungkapkan, pembayaran PSO akan dipercepat yakni per bulan setelah kontrak ditandatangani.
"Kami akan usahakan membayar lebih cepat yakni per bulan dibanding tahun lalu yang pembayarannya dilakukan per triwulan," kata Hanggoro.
(gpr)
Lihat Juga :