BPJS Ketenagakerjaan segera realisasikan learning center
Rabu, 05 Maret 2014 - 10:03 WIB
BPJS Ketenagakerjaan segera realisasikan learning center
A
A
A
Sindonews.com - Untuk dapat terus memberikan layanan prima, penyediaan tenaga andal dan terampil adalah hal yang mutlak dilakukan oleh sebuah badan usaha atau lembaga yang bergerak di bidang jasa pelayanan.
Hal tersebut juga yang tengah giat dikembangkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan sejalan dengan proses transformasinya yang akan memberikan konsekuensi pada meningkatnya jumlah peserta dan dana kelolaan yang menjadi tanggung jawab badan tersebut.
BPJS Ketenagakerjaan sendiri segera merealisasikan pembangunan learning center yang jadi pusat peningkatan sumber daya karyawan BPJS Ketenagakerjaan, yang saat ini berjumlah 3.820 karyawan. Learning center itu juga akan terbuka untuk umum, yang dikembangkan sebagai akademi atau pusat kajian jaminan sosial.
"Ini sudah digagas ketika masih berbentuk Jamsostek dan sekarang sudah selesai. Nantinya groundbreaking dilaksanakan pada April-Mei 2014 di daerah Bogor di lahan seluas 6.000 meter persegi," kata Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia BPJS Ketenagakerjaan Amri Yusuf dalam keterangannya, Selasa (4/3/2014).
Amri menjelaskan terkait perbaikan dan upgrading sumber daya manusia BPJS Ketenagakerjaan berbasiskan good character dan good competence, di mana setiap karyawan BPJS Ketenagakerjaan harus di level pimpinan mesti berkompeten, ahli dalam arena tugasnya, memiliki motivasi tinggi, memiliki orientasi pada kinerja dan selalu mengembangkan dirinya.
Dari hasil penilaian yang dilakukan oleh lembaga konsultasi independen dengan nilai 1-5, maka rata-rata skala penilaian terhadap karyawan BPJS Ketenagakerjaan ada pada level 4,1, yang berarti memiliki kompetensi sebagai sebuah syarat world class company.
"Penilaiannya, rata-rata karyawan BPJS Ketenagakerjaan itu bekerja secara militan dan memiliki kompetensi yang baik terhadap pekerjaannya," terangnya.
Hal tersebut juga yang tengah giat dikembangkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan sejalan dengan proses transformasinya yang akan memberikan konsekuensi pada meningkatnya jumlah peserta dan dana kelolaan yang menjadi tanggung jawab badan tersebut.
BPJS Ketenagakerjaan sendiri segera merealisasikan pembangunan learning center yang jadi pusat peningkatan sumber daya karyawan BPJS Ketenagakerjaan, yang saat ini berjumlah 3.820 karyawan. Learning center itu juga akan terbuka untuk umum, yang dikembangkan sebagai akademi atau pusat kajian jaminan sosial.
"Ini sudah digagas ketika masih berbentuk Jamsostek dan sekarang sudah selesai. Nantinya groundbreaking dilaksanakan pada April-Mei 2014 di daerah Bogor di lahan seluas 6.000 meter persegi," kata Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia BPJS Ketenagakerjaan Amri Yusuf dalam keterangannya, Selasa (4/3/2014).
Amri menjelaskan terkait perbaikan dan upgrading sumber daya manusia BPJS Ketenagakerjaan berbasiskan good character dan good competence, di mana setiap karyawan BPJS Ketenagakerjaan harus di level pimpinan mesti berkompeten, ahli dalam arena tugasnya, memiliki motivasi tinggi, memiliki orientasi pada kinerja dan selalu mengembangkan dirinya.
Dari hasil penilaian yang dilakukan oleh lembaga konsultasi independen dengan nilai 1-5, maka rata-rata skala penilaian terhadap karyawan BPJS Ketenagakerjaan ada pada level 4,1, yang berarti memiliki kompetensi sebagai sebuah syarat world class company.
"Penilaiannya, rata-rata karyawan BPJS Ketenagakerjaan itu bekerja secara militan dan memiliki kompetensi yang baik terhadap pekerjaannya," terangnya.
(rna)
Lihat Juga :