Perum Perhutani bidik laba tahun ini Rp287 M
Rabu, 05 Maret 2014 - 12:35 WIB
Perum Perhutani bidik laba tahun ini Rp287 M
A
A
A
Sindonews.com - Perusahaan Umum (Perum) Perhutani membidik pertumbuhan laba naik cukup signifikan hingga 40,7 persen pada tahun ini menjadi Rp287 miliar dibanding tahun sebelumnya.
Untuk merealisasikan target tersebut, Direktur Utama Perum Perhutani Bambang Sukmananto mengatakan, akan ditopang oleh sejumlah lini bisnis, meliputi industri kayu maupun nonkayu.
"Ini akan menjadi perbedaan yang signifikan, pendapatan akan bersumber dari industri kita," papar Bambang di Kantor Perum Perhutani, Jakarta, Rabu (5/3/2014).
Bambang menuturkan, pada bulan Mei mendatang, kinerja peusahaan juga diproyeksi akan semakin agresif sejalan dengan mulai beroperasinya pabrik sagu yang berlokasi di Pemalang.
Selain itu, ada juga sejumlah lini bisnis yang kinerjanya akan dioptimalisasi, sehingga perolehan pendapatan juga dipatok lebih agresif untuk mendukung target perolehan laba di tahun 2014.
"Industri kayu kan selama ini masih impor, sekarang sudah produksi sendiri. Kita produksi seperti flooring, kalau dulu produksi by order, kalau sekarang kan sudah bisa produksi massal," ujar dia.
Sementara realisasi laba Perum Perhutani pada tahun lalu sebesar Rp204 miliar. Angka ini meningkat 3,5 persen dibanding realisasi 2012 sebesar Rp197 miliar.
Laba tahun lalu merupakan laba tertinggi perusahaan. Tercatat pada 2011, laba yang berhasil dicetak sebesar Rp148 miliar, 2010 sebesar Rp156 miliar dan 2009 sebesar Rp158 miliar.
Untuk merealisasikan target tersebut, Direktur Utama Perum Perhutani Bambang Sukmananto mengatakan, akan ditopang oleh sejumlah lini bisnis, meliputi industri kayu maupun nonkayu.
"Ini akan menjadi perbedaan yang signifikan, pendapatan akan bersumber dari industri kita," papar Bambang di Kantor Perum Perhutani, Jakarta, Rabu (5/3/2014).
Bambang menuturkan, pada bulan Mei mendatang, kinerja peusahaan juga diproyeksi akan semakin agresif sejalan dengan mulai beroperasinya pabrik sagu yang berlokasi di Pemalang.
Selain itu, ada juga sejumlah lini bisnis yang kinerjanya akan dioptimalisasi, sehingga perolehan pendapatan juga dipatok lebih agresif untuk mendukung target perolehan laba di tahun 2014.
"Industri kayu kan selama ini masih impor, sekarang sudah produksi sendiri. Kita produksi seperti flooring, kalau dulu produksi by order, kalau sekarang kan sudah bisa produksi massal," ujar dia.
Sementara realisasi laba Perum Perhutani pada tahun lalu sebesar Rp204 miliar. Angka ini meningkat 3,5 persen dibanding realisasi 2012 sebesar Rp197 miliar.
Laba tahun lalu merupakan laba tertinggi perusahaan. Tercatat pada 2011, laba yang berhasil dicetak sebesar Rp148 miliar, 2010 sebesar Rp156 miliar dan 2009 sebesar Rp158 miliar.
(rna)
Lihat Juga :