Potensi kredit macet 2013 di Sulsel Rp8,8 T

Jum'at, 07 Maret 2014 - 11:01 WIB
Potensi kredit macet...
Potensi kredit macet 2013 di Sulsel Rp8,8 T
A A A
Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) Wilayah I Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) menemukan potensi kredit macet atau Non Performing Loan (NPL) perbankan di Sulawesi Selatan (Sulsel) terus meningkat.

Dari total penyaluran kredit Rp309,224 triliun sepanjang 2013, NPL Gross ditemukan mencapai Rp8,834 triliun dengan rincian triwulan pertama senilai Rp2,045 triliun, triwulan II mencapai Rp2,065 triliun, triwulan III sebesar Rp2,205 triliun, dan triwulan IV tembus Rp2,519 triliun.

Deputi Kepala Perwakilan BI Wilayah I Sulampua Grup Ekonomi dan Keuangan, Causa Iman Karana mengatakan, dari potensi tersebut NPL sektor primer tercatat masih tinggi. Antara lain sektor pertanian dan pertambangan masing-masing tercatat sebesar 10,21 persen dan 11,36 persen.

"Di samping itu, NPL sektor jasa dunia usaha juga masih cukup tinggi. Di triwulan IV mencapai 6,01 persen atau meningkat 5,74 persen dibandingkan triwulan sebelumnya," ungkapnya.

Dia menjelaskan, meningkatnya NPL baik pada sektor pertambangan maupun sektor dunia usaha diperkirakan karena kondisi perekonomian global yang masih belum pulih. Sehingga memengaruhi permintaan luar negeri.

Selain itu, dampak kebijakan kenaikan BBM bersubsidi, kenaikan elpiji 12 kg dan kenaikan TDL secara bertahap menyebabkan terjadinya penyesuaian ongkos produksi pada berbagai barang dan jasa.

Meski secara angka potensi NPL terus meningkat, namun Causa menegaskan bahwa NPL di Sulsel masih cukup sehat untuk kategori penyaluran kredit. "Secara umum posisi NPL masih dalam ambang sehat yang memiliki batas toleransi hingga 5 persen," ujarnya.

Diketahui, triwulan pertama NPL Gross mencapai 2,84 persen dari penyaluran Rp72,019 triliun. Triwulan II 2,68 persen dari Rp77,083 triliun, triwulan III sebesar 2,77 persen dari Rp79,613 triliun dan triwulan IV sebesar 3,13 persen dari penyaluran Rp80,509 triliun.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penyaluran Kredit Bank...
Penyaluran Kredit Bank Naik di Agustus 2023, BI Ungkap Penyebabnya
BI Prediksi Pertumbuhan...
BI Prediksi Pertumbuhan Kredit Sisa 2024 Tetap Berada di Kisaran 10-12 Persen
Permintaan Kredit Pelaku...
Permintaan Kredit Pelaku Usaha Masih Lemas, BI: Dana Belum Cair Rp2.374,8 Triliun
Awas, BI Kasih Peringatan...
Awas, BI Kasih Peringatan Perlambatan Kredit Masih Akan Terjadi
Kualitas Kredit Membaik,...
Kualitas Kredit Membaik, Bank Mandiri Catat Penurunan NPL 1,36%
Penyaluran Kredit BRI...
Penyaluran Kredit BRI Tembus Rp922,97 Triliun, Paling Gede Buat UMKM
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
6 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
7 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
7 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved